Berita Viral
Akhirnya Ai Nursaida Minta Maaf, Guru BK Gunting Rambut Siswi Berhijab: Saya Salah Besar
Pengakuan itu muncul setelah tindakannya menuai sorotan luas dan memancing perdebatan publik tentang batas kedisiplinan di sekolah.
Ai menegaskan bahwa sebelumnya dirinya tidak pernah melakukan tindakan represif terhadap siswi yang dirazia kosmetik.
"Setiap ada rajia kosmetik, saya belum pernah merajia mereka. Saya belum pernah menghapus makeupnya, tapi saya dituduh seolah membiarkan mereka," katanya.
Siswi Disebut Tidak Bermasalah di Sekolah
Menariknya, Ai juga mengakui bahwa keenam siswi yang rambutnya dipotong sebenarnya tidak memiliki masalah dalam perilaku maupun akademik.
Mereka disebut rajin sekolah dan tidak pernah membuat pelanggaran berat.
"Keenam anak ini baik-baik aja secara perilaku baik. Akademis gak ada masalah, rajin sekolah," katanya.
Menurut Ai, persoalan penampilan sebenarnya masih bisa diselesaikan lewat teguran dan pembinaan biasa.
"Mungkin orang tuanya cukup uang, kan gak ada masalah. Penampilan menor, wajar, kan tinggal diingatkan," katanya.
Siswi Mengaku Sakit Hati dan Trauma
Di sisi lain, para siswi mengaku sangat terpukul setelah rambut mereka dipotong pendek di sekolah.
Salah satu siswi bahkan mengaku merasa seperti laki-laki setelah rambutnya dipotong.
"Kayak laki-laki. Sakit hati, trauma," katanya.
Para siswi mengatakan mereka berdandan hanya untuk tampil lebih rapi dan percaya diri di sekolah. Mereka juga membantah menggunakan riasan berlebihan.
"Biar cantik. Sunscreen, bedak, gak (tebal). Kalau tebal mah pakai," katanya.
Meski merasa sakit hati, para siswi akhirnya berjanji akan mengurangi penggunaan makeup selama tetap bisa bersekolah gratis.
"Boleh, mau. Make up tipis tapi gratis," katanya.
Dedi Mulyadi Minta Semua Pihak Proporsional
Menanggapi polemik tersebut, Dedi Mulyadi meminta publik melihat persoalan secara lebih proporsional.
SMK Negeri 2 Garut
Ai Nursaida
guru
razia rambut siswa
Tribun-medan.com
Berita Viral
Dedi Mulyadi
Guru BK Gunting Rambut Siswi
| Kernet Bus Ungkap Detik Memilukan Selamatkan Diri, Lihat Penumpang Tidur Pulas Saat Bus ALS Terbakar |
|
|---|
| Nasib 'Panglima Hukum' Togar Situmorang, Ketika Surat Kuasa Berubah jadi Jerat Pidana |
|
|---|
| Curhat WN Singapura Diintimidasi dan Diminta Rp 500 Ribu oleh Petugas Imigrasi Batam |
|
|---|
| Berawal dari Paket COD, Mertua Tewas di Tangan Menantunya, Pelaku Aniaya Istri Lalu Dikunci |
|
|---|
| Pengakuan Guru SMKN 2 Garut Pangkas Rambut Siswi, Merasa Bersalah, Psikologis Terganggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/guru-viral-gunting-rambut-tribunmedan1.jpg)