Kecelakaan Bus ALS di Muratara
PILU Jasad Aryanto Sopir Truk Tangki BBM Tinggal Tengkorak, Kobaran Api Membakar Tubuh Korban
Jasad sopir truk BBM Aryanto (49) sempat tak dikenali. Kecelakaan dahsyat antara truk yang dikendarainya dengan bus ALS di Muratara
Menurut Maryun, Aryanto dikenal sebagai sosok pekerja keras dan pribadi yang sopan.
Sebelum menjadi sopir, Aryanto terlebih dahulu bekerja sebagai kenek.
Ia telah bekerja sekitar enam hingga tujuh tahun.
“Kami tentu terkejut saat mendengar kabar Aryanto meninggal dunia. Setelah mendapat informasi dari keluarga bahwa jenazah dibawa ke Palembang, kami langsung datang ke sini,” katanya.
Daftar Nama Korban
Proses identifikasi korban kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dengan truk tangki BBM di perlintasan Muratara mulai membuahkan hasil.
Dari total 16 korban jiwa, Tim DVI Polri bersama tim medis RS Bhayangkara Palembang telah berhasil mengidentifikasi.
Daftar Korban Meninggal Dunia Berdasarkan data terbaru, korban meninggal didominasi oleh kru kedua kendaraan dan penumpang bus.
Yang paling memilukan, satu keluarga kecil turut menjadi korban dalam kobaran api tersebut. Berikut adalah identitas korban yang telah teridentifikasi"
Aryanto (49) – Pengemudi Mobil Tangki Seleraya (Warga Lubuk Linggau).
Martoni (48) – Penumpang Mobil Tangki Seleraya (Warga Musi Rawas Utara).
Alif (44) – Pengemudi Bus ALS (Warga Jawa Tengah).
Saf (50) – Kenek Bus ALS (Warga Medan).
Maleh (42) – Kru Bus ALS (Warga Medan).
Relodo – Penumpang Bus ALS.
Zulkifli – Penumpang Bus ALS.
Aldi Sulistiawan – Penumpang Bus ALS.
Rani – Penumpang Bus ALS (Istri Aldi Sulistiawan).
Bela – Penumpang Bus ALS (Anak dari Aldi dan Rani).
Celinton - Penumpang Bus ALS
Hisyamsiah Bachri - Penumpang Bus ALS
Sukardi - Penumpang Bus ALS
Salim - Penumpang Bus ALS
Budiyanto - Penumpang Bus ALS
Barhul Ulum - Penumpang Bus ALS
4 Korban Selamat
Hingga saat ini, tercatat ada 4 orang yang berhasil lolos dari maut.
Tiga di antaranya mengalami luka bakar serius akibat ledakan minyak mentah dan saat ini tengah berjuang dalam perawatan intensif di RSUD Rupit.
Jumiatun (35) dan suaminya Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah (Luka bakar).
Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal (Luka bakar).
Korban diperbolehkan pulang : M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS asal Riau (Luka lecet/ringan).
Kabid Dokkes Polda Sumsel mengimbau bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam rute perjalanan bus ALS tersebut untuk segera merapat ke RS Bhayangkara Palembang.
Polda Sumatera Selatan resmi membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan, Palembang, Kamis (7/5/2026).
Langkah ini diambil guna mempercepat identifikasi 16 jenazah korban kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki BBM di Muratara yang tiba di Palembang sekitar pukul 05.10 WIB hingga pukul 05.32 WIB.
Kabid Dokkes Polda Sumsel, AKBP Andrianto, menjelaskan bahwa proses identifikasi menjadi tantangan berat bagi tim medis.
| KISAH Pilu Kecelakaan Bus ALS vs Mobil Tangki BBM: Pasutri dan Bayinya Meninggal, Niat Merantau |
|
|---|
| Niat Bangun Usaha Pupus, Aldi dan Keluarga Tewas Saat Kecelakaan ALS, 2 Kali Tertunda Naik Bus |
|
|---|
| LENGKAP Nama 16 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS vs Mobil Tangki BBM, 4 Orang Selamat |
|
|---|
| Berangkat dari Semarang, Bus ALS yang Kecelakaan di Sumsel Rencananya Tiba di Medan Hari Ini |
|
|---|
| 5 Warga Sumut Penumpang Bus ALS yang Alami Kecelakaan Maut di Sumsel, Berikut Namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bus-ALS-tabrak-truk-tangki-dan-terbakar-di-Sumsel.jpg)