Berita Viral

Wanita Viral Ngaku-ngaku Anak Polisi Berpangkat, Berani Buat Lomba Rasis, Sebut Kebal Hukum

Wanita tersebut di dalam videonya, juga menantang warganet untuk melaporkannya ke polisi sambil menyebut dirinya “kebal hukum”

Tayang:
Instagram/Threads/@adhitya_303
NGAKU KEBAL HUKUM - Viral wanita ngaku anak polisi berpangkat bikin lomba rasis berhadiah Rp100 ribu tak takut dilaporkan. Bahkan ia mengaku kebal hukum 

“Anda mau ambil foto video saya terserah, laporin sana ke polisi paling kroco-kroconya orang tua saya. Kebal hukum,” ujarnya.

Baca juga: Kemendikdasmen Kolaborasikan Sejumlah Program dengan DBL Indonesia, Salah Satunya Super Teacher

Pernyataan itu memicu kemarahan publik di media sosial. Banyak warganet menilai ucapan tersebut arogan sekaligus mencoreng institusi kepolisian karena membawa-bawa jabatan orang tua untuk menghadapi kritik publik.

Belakangan muncul berbagai opini warganet yang mengaitkan perempuan dalam video itu dengan keluarga perwira polisi di wilayah Jawa Tengah maupun Kota Semarang.

Namun, Polrestabes Semarang membantah informasi tersebut dengan berkomentar pada unggahan akun Instagram @kasitau.info, yang mengabarkan kabar viral terkait.

Melalui akun Instagram resmi @polrestabessemarang_official pada Rabu malam, kepolisian menyatakan perempuan dalam video viral itu bukan anak anggota Polri yang bertugas di Polrestabes Semarang.

“Berdasarkan hasil penelusuran dan klarifikasi yang telah dilakukan, dipastikan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan anak dari anggota Polri di Polrestabes Semarang,” tulis klarifikasi tersebut.

Polrestabes Semarang juga menegaskan informasi yang menyebut perempuan itu anak polisi di lingkungan mereka adalah hoaks.

Selain memberikan klarifikasi, kepolisian turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan rasisme maupun ujaran kebencian di media sosial.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan tindakan rasisme, ujaran kebencian maupun diskriminasi dalam bentuk apa pun,” tulisnya.

Kasus ini kini terus menjadi sorotan publik di media sosial, terutama terkait dugaan ujaran rasis serta pernyataan perempuan tersebut yang dinilai meremehkan proses hukum dan institusi kepolisian.

(Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved