Berita Viral

PEMBELAAN Guru BK yang Potong Rambut Siswi SMKN 2 Garut, Singgung Sikap Anak Laki-laki: Resah

Dalam pertemuan itu, mulanya Dedi menanyakan apa alasan guru BK tersebut melakukan razia rambut kepada para siswinya yang berkerudung.

Tayang:
Tribunjabar.com
BAWA KE SALON - Foto dokumentasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku telah membawa 18 siswi SMKN 2 Garut yang rambutnya dirazia guru ke salon untuk dirapikan. 

“Argumentasinya apa? Penampilan terlalu menor, pernah ga memberikan surat ke orang tuanya,” tanya Dedi. 

Dedi kemudian bertanya kepada siswi yang hadir, alasan mereka menggunakan make up tebal serta mewarnai rambut. 

“Biar cantik, pak,” jawab perwakilan siswi.

Di akhir percakapan, Dedi menyataka jika masalah seperti ini seharusnya diselesaikan dengan dialog dan meminta para siswi tidak menyimpan dendam kepada gurunya. 

“Sudah jangan ngomong trauma biasa sajalah, aku digaplok ga pernah trauma sama guru, udahlah biasa saja,” kata Dedi. 

“Nanti gurunya, urusan etik guru, saya tidak bisa memberikan A,B,C,D apa etiknya, nanti suruh dari kepegawaian saja. Nnanti bu gurunya diperiksa oleh kepegawaian, tidak masalah kalau tindakan itu dianggap salah, saya objektif orangnya,” tambahnya. 

Bawa ke Salon

18 siswi di Garut trauma usai rambutnya dipotong oleh guru BK.

Bahkan siswa yang berkurung disuruh membuka kerudungnya.

Orang tua yang tak terima pun mengadu ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Baca juga: Jasad Warga Binjai yang Wafat di Kamboja Ditindaklanjuti KBRI, Keluarga Butuh Biaya Pemulangan

Dedi pun membawa korban ke salon untuk merapikan rambut mereka.

Orang nomor satu di Jawa Barat itu belum menjelaskan sanksi terhadap guru tersebut.

Ia justru meminta publik menunggu penjelasan lengkap melalui kanal YouTube pribadinya.

Baca juga: BIODATA Cheryl Darmadi Disorot karena Rekening Rp455 Miliar Jadi Incaran Komplotan Penculik-Pembunuh

Dedi menyebut para siswi yang sebelumnya menjadi korban pemotongan rambut telah bertemu dengannya bersama orang tua masing-masing. 

Dedi memastikan penanganan awal telah dilakukan dengan merapikan rambut mereka di salon.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved