Berita Viral
Terduga Pelaku Pemukulan Bro Ron Lapor Polisi, Ini Alasan dan Kronologi Versinya
Bro Ron dilaporkan atas dugaan penganiayaan dengan pasal 466 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus pemukulan Ronald Sinaga alias Bro Ron, Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (5/5/2026) berbuntut panjang.
MRR, salah satu terduga pelaku pemukulan melaporkan balik Bro Ron ke Polsek Menteng pada Senin (4/5/2026).
Bro Ron dilaporkan atas dugaan penganiayaan dengan pasal 466 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
MRB mengaku bahwa dirinya mendapatkan tindak kekerasan verbal dan fisik dari Bro Ron di kantor firma hukum MPP, Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin.
Mulanya, Bro Ron sempat melontarkan ucapan bernada rasis yang menyinggung nama hewan dan suku tertentu.
"(Disebutkan) Kamu ang-nya siapa, kamu babu nya siapa, kamu babu nya siapa kamu itu bo*ek dasar An kamu," ujar MRB saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan singkat, Rabu (6/5/2026).
Selain itu, MRB juga mengaku menerima satu pukulan di bagian perut ulu hati oleh Bro Ron.
Sementara itu, Ronald A Sinaga alias Bro Ron menyatakan tidak mempersoalkan pelaporan balik yang dilakukan MRB.
Ia menyatakan siap menghadapi proses hukum.
"Sampai ketemu di Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Tinggi (PT), Mahkamah Agung (MA) kalau perlu," ujarnya kepada Kompas.com lewat pesan singkat saat dikonfirmasi pada Selasa.
Meski demikian, ia mengakui narasi yang disampaikan MRB berbahaya karena menyinggung soal rasisme. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai bahaya yang dimaksud.
"Kalau digiring ke rasis ya bahaya," katanya singkat.
Baik Bro Ron maupun MRB mengurai fakta yang bertolak belakang.
Versi Bro Ron
Sebelumnya, Bro Ron melaporkan MRB dan seorang temannya RO ke Polsek Menteng karena diduga memukulnya.
Ronald mengatakan, pemukulan yang dilakukan MRB dan RO terjadi saat dirinya mendampingi karyawan PT SKS beraudiensi ke kantor firma hukum MPP.
| Sosok Sopir Bus ALS yang Tewas di Sumsel, Sempat Masuk Lubang Lalu Adu Kambing dengan Truk Tangki |
|
|---|
| Orangtua Siswa Tolak Permintaan Maaf Sekolah Usai Rambut Anak Dipotong Paksa Padahal Pakai Kerudung |
|
|---|
| PENUMPANG ALS Sebut Bus Tak Layak Jalan, Sering Alami Masalah Mesin dan Radiator Panas |
|
|---|
| Dipecat Tidak Hormat, Nasib Perwira Polda Sumut Kompol Dedy Viral Isap Vape Diduga Isi Narkoba |
|
|---|
| Suami Istri Asal Pati Selamat dari Tragedi Bus ALS Vs Truk BBM, Berencana Cari Kerja di Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BRO-RON-DIPUKULI-Ini-tampang-dua-terduga-pelaku-pemukulan-terhadap-Wakil-Ketu.jpg)