Berita Viral

Razia Rambut Berwarna Dipangkas Paksa di SMKN 2 Garut, Orang Tua Bawa Jalur Hukum,Tuntut Mutasi Guru

Asep menilai tindakan pihak sekolah sangat berlebihan dan tidak memikirkan dampak psikologis anak didik.

Tayang: | Diperbarui:
Kompas.com
RAMBUT SISWA DIPOTONG - Para siswi nampak menunjukkan potongan rambut mereka yang diduga dipangkas secara paksa oleh seorang oknum guru, orang tua sampai marah besar. 

Alasan utamanya adalah trauma mendalam yang dialami para siswi hingga membuat mereka enggan untuk kembali menginjakkan kaki di sekolah.

"Dari klien kami ada yang tidak mau memaafkan sebelum guru yang terlibat dipindah tugaskan karena putrinya itu mengalami trauma tidak mau sekolah," katanya.

Jika aspirasi ini tidak segera direspons secara serius oleh sekolah, Asep menegaskan bahwa pihaknya siap membawa kasus ini ke ranah hukum.

"Kalo keinginan klien kami tidak dipenuhi, maka kami akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian," tegasnya.

Di sisi lain, Kepala SMKN 2 Garut, Nur Al Purqon, memberikan klarifikasi terkait aksi yang dilakukan stafnya.

Ia berdalih bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sekolah dalam menegakkan kedisiplinan setelah menerima masukan dari berbagai pihak.

"Terjadi pemotongan rambut anak yang diwarnai, karena tim BK itu akumulasi dari laporan dari wali kelas dan laporan dari masyarakat bahwa anak SMK katanya rambutnya berwarna bebas," ujar Nur Al Purqon saat ditemui di kantornya.

Pihak sekolah mengklaim bahwa sebenarnya persoalan ini tengah diupayakan selesai secara kekeluargaan.

Selain meminta maaf, sekolah juga menawarkan bantuan untuk memperbaiki kondisi rambut para siswi yang terdampak razia tersebut.

"Kita juga meminta maaf kepada siswi itu, sambil anak tersebut mau diperbaiki rambutnya karena sudah dipotong," pungkasnya.

(Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved