Berita Viral
Viral Aksi Freestyle oleh Kalangan Anak, Orang Tua Wajib Waspada, Bisa Patah Leher
Hamad Izan Wadi (8), siswa kelas 1 SDN 3 Lenek, Lombok Timur tewas usai melakukan freestyle. Lehernya patah.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Saat ini kalangan bocah di sejumlah daerah tengah 'demam' melakukan aksi freestyle berbahaya
- Diduga aksi freestyle ini ditiru dari tokoh yang ada di game online
- Bagi kalangan orang tua, diminta memantau anak-anaknya
- Seorang siswa SD di Lombok Timur tewas usai melakukan freestyle karena mengalami patah leher
TRIBUN-MEDAN.COM,- Akhir-akhir ini ada sebuah anomali, dimana anak-anak sekolah dasar dan usia dini melakukan sebuah freestyle yang berbahaya.
Aksi freestyle tersebut dengan meletakkan kepala di lantai, lalu menaikkan kedua kaki ke atas dengan tangan menjadi tumpuan.
Baca juga: Viral Aksi Seorang Pria Tak Dikenal Ngendap-Ngendap Curi Hp Milik Mekanik Tertidur Pulas
Aksi ini diduga ditiru oleh anak-anak dari game online.
Ada beberapa tokoh dalam game online yang sering melakukan freestyle berbahaya tersebut.
Oleh kalangan bocah, aksi ini malah ditiru.
Mereka melakukannya dimana saja, di sekolah, bahkan di masjid.
Baca juga: VIRAL Polisi Pangkat AKBP Merokok Sambil Nyetir Tak Terima Ditegur Pengendara Lain, Kini Diperiksa
Tewas Patah Leher
Di media sosial viral informasi adanya siswa Sekolah Dasar (SD) yang tewas akibat melakukan aksi freestyle.
Di beberapa media disebutkan, bahwa siswa kelas 1 SD Negeri 3 Lenek, Lombok Timur tewas usai mengalami patah leher.
Korbannya diketahui bernama Hamad Izan Wadi (8).
Baca juga: Viral setelah Tilang Pelajar SMP, Personel Polsek Tembung Diperiksa Propam Polrestabes Medan
Hamad kabarnya sempat melakukan freestyle yang viral itu.
Namun, ia melakukan kesalahan hingga dikabarkan sempat mengalami cedera akibat patah leher.
Hamad kemudian dilarikan ke Rumah Sakit dr. Sudjono Selong.
Namun nahas, nyawanya tak tertolong.
Polres Lombok Timur membenarkan adanya insiden ini.
Baca juga: VIRAL Curhat Ibu Sebut Anaknya Dijadikan Tersangka, Diintimidasi, Sampai Dicekokin Daging Babi
Polisi menyebut bahwa orang tua Hamad selama ini bekerja di luar negeri.
Oleh karena itu, polisi pun turut mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih mengawasi anaknya.
Jangan sampai peristiwa serupa bisa terulang kembali.(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/freestyle-viral-berbahaya.jpg)