Berita Nasional
Terungkap Penyebab Nilai Saham Nadiem Makarim di PT Gojek Tokopedia Melonjak Rp 5,2 Triliun
Nilai saham milik Nadiem Makarim di PT Gojek Tokopedia menjadi sorotan karena terjadi lonjakan signifikan.
Ashadi mengatakan, lonjakan ini karena PT Gojek Tokopedia, nama baru dari PT AKAB, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) alias initial public offering (IPO).
“Jadi pada saat IPO dipergunakan harga acuan baru. Jadi, harga acuan yang dipergunakan waktu itu pada saat IPO adalah Rp 338 kemudian Rp 338 itu dikalikan dengan jumlah lembar yang dimiliki oleh Pak Nadiem sebesar 15 miliar lembar itu menjadi Rp 5,2 triliun,” jelas Ashadi.
Lalu, saham senilai Rp 5,2 triliun dipecah ke dalam dua rekening yang disimpan di Bank of Singapore (BOS) dengan pecahan Rp 852 miliar dan Rp 4,4 triliun.
“Jadi, posisinya dari tadi yang Rp 5,2 Triliun pada saat IPO, itu ditaruh di BOS ini, Pak. Di Bank of Singapore. Kita bagi menjadi dua rekening. Jadi, dua rekening itu satu rekening dengan nilai Rp 850 miliar, yang satu lagi dengan 4,4 triliun,” kata Ashadi.
Dia menegaskan, kenaikan kekayaan Nadiem dalam bentuk lembar saham ini murni karena IPO GoTo, bukan jual beli saham.
Ashadi melanjutkan, kepemilikan saham setelah IPO patut dicatat sebagai di SPT karena dianggap perolehan baru meski saham itu sudah dimiliki sebelum IPO.
Namun, pada tahun 2022, Nadiem membayar pajak sebesar 0,5 persen yang dikenal sebagai founder’s tax.
Pembayaran pajak senilai Rp 26 miliar ini dicatat di kolom penjualan saham di bursa efek karena lembar pelaporan SPT tidak menyediakan kolom untuk keterangan lain.
“Dari Rp 5,255 triliun itu dikalikan dengan 0,5 persen menjadi angka Rp 26 miliar. Di sini kolomnya itu memang secara SPT itu tidak ada kolom lain selain penjualan saham di bursa efek. Jadi, kalau bapak sempat cari dalam format SPT itu tidak pernah ada kolom lain selain kolom ini untuk transaksi di bursa efek,” kata Ashadi.
Ashadi menjelaskan, pemecahan saham menjadi dua rekening di BOS tercatat di SPT karena ada perubahan dari kepemilikan saham berbentuk warkat atau lembaran fisik menjadi nonfisik alias scripless.
“Pada saat IPO kan saham itu otomatis dia menjadi scripless, jadi elektronik. Nah itu makanya kita catatnya di sini (SPT),” kata Ashadi.
Ia pun menyebutkan, Nadiem tidak melakukan pembelian atau penjualan saham dari tahun 2018-2022.
Pada tahun 2023, kekayaan Nadiem turun menjadi Rp 4,9 triliun karena dia menjual sebagian sahamnya di GoTo.
“Di 2023 itu nilainya turun menjadi Rp 4,9 triliun. Yang tadinya nilai asetnya, nilai hartanya dari Rp 5,2 triliun di 2022 itu menjadi Rp 4,9 triliun karena adanya penjualan saham,” kata Ashadi.
Dakwaan Chromebook
Dalam kasus ini, eks Mendikbudristek Nadiem Makarim bersama tiga terdakwa lainnya disebut telah menyebabkan kerugian keuangan negara senilai Rp 2,1 triliun.
| Videonya Disebut Komdigi Berisi Fitnah, Amien Rais Melawan: Hanya Teddy yang Berhak Laporkan Saya |
|
|---|
| Bukan Karena Pikirkan Negara, Penyebab Purbaya Makin Kurus, Sakit Pinggang Sampai Disuntik 8 Titik |
|
|---|
| Padahal Dulu Ngotot, Roy Suryo Kini Minta Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan, Ternyata Ini Alasannya |
|
|---|
| Bahlil Wacanakan Gas Baru 3 Kg, Harganya Lebih Murah 40 Persen, Tabung Melon Bakal Dihapus? |
|
|---|
| Presiden Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, Hingga Kepala BIN ke Hambalang, Seskab Jelaskan Poinnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Nadiem-tangan-diinfus.jpg)