Berita Viral

UCAPAN Anak Dumaris Sitio dalam Pelukan Polisi, Sang Ibu Tewas Saat Rumah Dirampok, Pelaku Ditangkap

Ia tampak bersandar dan memeluk erat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Di sela tangisnya yang sesenggukan, sebuah permohonan

Tayang: | Diperbarui:
IST/Tribun Pekanbaru/Polsek Rumbai Pesisir
PERAMPOK - Pihak kepolisian melakukan olah TKP di rumah korban pembunuhan di Rumbai Pesisir. Dimaris Sitio ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Rabu (29/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah ucapan anak Dumaris Sitio dalam pelukan polisi

Pilu sang ibu tewas saat rumah dirampok.

Keempat pelaku perampokan kini ditangkap di dua lokasi berbeda, Sabtu (2/5/2026), oleh tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru, yang dibantu Polda Sumut dan Polda Aceh.

Dua orang ditangkap di Aceh Tengah. Sedangkan dua lainnya diringkus di Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut).

Sejauh ini identitas pelaku yang mencuat di publik adalah Anisa Florensia boru Tumanggor.

Anisa merupakan mantan menantu Dumaris Sitio. Ia menikah dengan anak laki-laki Dumaris, berinisial A yang disebut-sebut berkebutuhan khusus.

Namun, pernikahan itu tak berjalan mulus. Keduanya dikabarkan sudah berpisah.

Ucapan Pilu Anak

Kediaman almarhumah Dumaris (60) dipenuhi isak tangis yang pecah saat pihak kepolisian menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat sore (1/5/2026).

Baca juga: Kursi Pijat Gubernur Kaltim Rp125 Juta untuk Dua Unit, Rudy Mau Bayar Tapi Terhalang Administrasi

Dumaris menjadi korban aksi perampokan keji di rumahnya sendiri beberapa hari sebelumnya.

Momen memilukan terekam saat salah satu putra korban tak mampu membendung kesedihannya.

Dengan baju putih yang dikenakannya, ia tampak bersandar dan memeluk erat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua. Di sela tangisnya yang sesenggukan, sebuah permohonan tulus terucap.

"Tolong, ya pak," pinta anak tersebut dengan nada bergetar sembari memohon agar pelaku dapat segera ditangkap.

Baca juga: SETELAH 22 Tahun Penantian, UU PPRT Disahkan, Buruh Senang, LBH Desak Segera Bikin Aturan Turunannya

Dalam suasana penuh empati tersebut, petugas kepolisian yang bertugas pun menyempatkan diri untuk larut dalam doa bersama bagi almarhumah. Peristiwa berdarah ini sendiri diketahui terjadi pada Rabu (29/4/2026) siang, yang seketika menggemparkan warga sekitar.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menegaskan bahwa pihaknya kini tengah bergerak cepat. Tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Riau, Polresta Pekanbaru, dan Polsek Rumbai dikerahkan untuk memburu para pelaku yang terlibat.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved