Berita Viral

Dokter Myta Aprilia Baru Rayakan Ultah Sebelum Meninggal Dunia, Unggahan Ibu Viral: Panjang Umur Nak

Melalui unggahan di facebook Okta Yusri, sang ibu, terdapat doa manis dan penuh harapan untuk kehidupan masa depan dr. Myta Aprilia.

Tayang:
IST/Dok Pribadi
SEMPAT KRITIS - Kabar meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy, dokter internship yang sebelumnya dirawat kritis di ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang (RSMH), santer beredar di media sosial sejak Jumat (1/5/2026). Informasi tersebut ramai diperbincangkan warganet dan memicu berbagai reaksi, termasuk dorongan agar kasus yang menimpa dr Myta diusut tuntas. 

Hingga saat ini, penyebab meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship yang sempat dirawat kritis di ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, belum diketahui secara pasti.

dr. Myta Aprilia dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Simpang Pendagan, Kelurahan Pasar Muaradua, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Roy Suryo: Hukum Harus Ditegakkan, Minta Kasus Ijazah Jokowi yang Menjerat Dirinya Dihentikan

Di bawah rindangnya pepohonan, puluhan pelayat memadati area pemakaman, mengiringi prosesi peristirahatan terakhir almarhumah dengan khidmat.

Sebagian besar pelayat mengenakan pakaian bernuansa hitam dan putih.

Mereka berdiri mengelilingi liang lahat, sementara karangan bunga berwarna merah dan putih tampak mencolok di sisi pusara sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Sejumlah pelayat terlihat menundukkan kepala, memanjatkan doa, sementara lainnya tak kuasa menahan kesedihan.

Baca juga: Warga di Langkat Kaget Temukan Ranjau Darat saat Berladang, Langsung Diledakkan Polisi

Di sekitar makam, beberapa keluarga dan kerabat duduk bersimpuh.

Ada yang membaca doa dengan suara lirih, ada pula yang terdiam menatap pusara yang baru saja ditutup tanah dan ditaburi bunga. 

Momen kehilangan terasa begitu nyata, tergambar dari wajah-wajah murung para pelayat yang datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir.

Keluarga besar almarhumah tampak larut dalam duka.

dr Pebri Mahardika, yang merupakan keluarga almarhumah, menyampaikan bahwa kepergian dr Myta menjadi kehilangan besar bagi keluarga. 

“Kami masih dalam duka yang sangat mendalam. Myta ini adalah harapan keluarga, tumpuan bagi orang tuanya. Apalagi sebentar lagi ia akan menyelesaikan program internship dan menjadi dokter umum,” ujarnya dengan suara tertahan, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, almarhumah selama ini menjalani program dokter internship dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kabupaten Kuala Tungkal, Provinsi Jambi, dan hampir menyelesaikan masa tugasnya yang dijadwalkan berakhir pada Agustus 2026. 

“Ia sudah hampir satu tahun menjalani internship. Tinggal beberapa bulan lagi selesai,” katanya.

Sebelum meninggal dunia, dr Myta sempat menjalani perawatan di Kuala Tungkal dan kemudian dirujuk ke rumah sakit di Provinsi Jambi.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved