Berita Viral
Sasar Anak Yatim dan Kurang Mampu, Kiyai Cabuli 50 Santriwati di Ponpes, Iming-imingi Sekolah Gratis
Pelaku juga mendekati korban dengan memanfaatkan posisinya sebagai pengajar yang harus dihormati dan ditaati.
Sebagian besar korban merupakan santriwati yang masih duduk di bangku SMP.
Mereka berasal dari keluarga kurang mampu dan anak yatim.
Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.
Hal ini dilakukan dengan iming-iming pendidikan tanpa biaya.
Baca juga: Lirik Lagu Batak Dipasada Tuhan yang Dipopulerkan Eduart Tamba feat Lestari Hutasoit
Pelaku juga mendekati korban dengan memanfaatkan posisinya sebagai pengajar yang harus dihormati dan ditaati.
Ia kemudian menghubungi korban melalui pesan WhatsApp pada malam hari dengan dalih meminta ditemani tidur.
Ketika permintaan itu ditolak, korban disebut mendapat tekanan berupa ancaman yang menyasar anggota keluarganya.
“Kalau tidak mau, korban diancam akan diganti orang lain dari keluarganya. Ini membuat korban takut karena kondisi mereka sangat rentan,” jelas Ali, dikutip dari Kompas.com, Rabu (29/4/2026).
Selain lingkungan pesantren, dugaan kekerasan seksual diduga terjadi di area mess karyawan.
Bahkan, muncul informasi adanya korban yang sempat hamil akibat kejadian tersebut.
Baca juga: Usai Viral Isap Vape Diduga Isi Narkoba Bareng Perempuan, Kompol Dedy Kurniawan Terancam Dipecat
Kasus itu disebut-sebut diselesaikan secara internal dengan cara menikahkan korban dengan santri laki-laki binaan.
Selain itu, Ali juga menyinggung adanya dugaan upaya penyelesaian damai dari pihak tertentu, seperti pemberian tawaran pekerjaan di lingkungan yayasan, yang diduga bertujuan meredam laporan korban.
Ali meminta aparat kepolisian, khususnya Kapolres Pati, untuk segera mengambil langkah tegas dan transparan dalam menangani perkara ini.
Ia berharap penanganan yang jelas dapat mendorong korban lain yang masih takut untuk berani melapor.
“Saya hanya mendampingi satu korban saat ini, tapi ini bisa membuka pintu bagi korban lain. Sudah ada dua orang yang siap melanjutkan laporan,” tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-seksual1.jpg)