Perang AS dan Israel vs Iran

AS Disebut Siapkan Opsi Serangan Udara atau Operasi Pasukan Khusus, Iran Aktifkan Pertahanan Udara

Presiden AS Donald Trump menerima briefing penting dari petinggi militer terkait opsi aksi terhadap Iran

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/X
Puing pesawat angkut C130 Hercules yang hancur di wilayah Iran dalam operasi penyelamatan pilot AS yang pesawatnya ditembak jatuh. Presiden AS Donald Trump dilaporkan menerima briefing penting dari petinggi militer terkait opsi aksi terhadap Iran pada Kamis (30/4/2026).  

Kantor berita Tasnim melaporkan, sistem pertahanan udara Iran sedang mencegat drone kecil dan kendaraan udara pengintai tak berawak. 

Seorang pejabat senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan bahwa setiap serangan baru AS terhadap Iran, meski terbatas, akan memicu serangan panjang dan menyakitkan terhadap posisi regional Washington. 

Media Iran, dengan mengutip komandan angkatan udara Majid Mousavi, melaporkan peringatan keras terhadap keberadaan militer AS di kawasan. 

“Kami telah melihat apa yang terjadi pada pangkalan regional Anda, kami akan melihat hal yang sama terjadi pada kapal perang Anda,” kata Mousavi. 

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei juga menyampaikan pesan tertulis kepada rakyat Iran. 

Ia mengatakan bahwa “penyalahgunaan jalur air oleh musuh” akan dihilangkan di bawah pengelolaan baru terhadap selat tersebut.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Teheran berniat mempertahankan kendalinya atas Selat Hormuz. 

“Orang asing yang datang dari ribuan kilometer jauhnya tidak punya tempat di sana kecuali di dasar perairannya,” kata Khamenei. (*/tribunmedan.com)

Artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved