Berita Viral

Ustaz Dasad Latif Ikut Sorot Pernyataan Menteri PPPA Bikin Gaduh Masyarakat: Belajar Bicara Baik

Pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi soal perempuan di tengah saat berada di gerbong

Tayang:
TRIBUN MEDAN
TABRAKAN KERETA - Menteri PPPA, Arifah Fauzi dan Ustaz Dasad Latif. Ustaz Dasad Latif mengkritik pernyataan Menteri PPPA Arifah Fauzi terkait usulan pemindahan gerbong khusus wanita di KRL ke bagian tengah rangkaian. Ia menilai pernyataan tersebut tidak tepat dan menyarankan pejabat publik meningkatkan kemampuan public speaking agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat. 

@opickputrapopeye: Pejabat kita lulusan apa uya, pada ngaco" bikin gaduh

@wahyuferdiansyah9: Klo mau jadi pejabat ga usah pinter

@baddak_liar: Biar keliatan kerjanya ustad, nyatanya mah kerjanya kaga ada, makan gajih buta

@muhyanas_ 37: Bukan mengurangi masalah tapi menambah masalah

@lee_amalia0526: Juju yang dikatakan ibu mentri itu bukan solusi....yang solusi itu emang perkataannya pak AHY,ebtah itu laki2 ato perempuan kalo bisa jang menjadi korban karna kalo laki2 yang jadi korban akan menjadikan si istri itu janda dan kehilangan tulang punggung serta panutan untuknya dan anak anaknya,begitu pula sebaliknya

@sri996185: Aku heran sama Mentri Indonesia bisanya bikin gaduh aja, padahal sekolah sampai S3, tapi ngomong aja gak bejus

Menteri PPPA Usul Gerbong Khusus Wanita

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menempatkan gerbong khusus perempuan di bagian paling belakang rangkaian KRL.

Dalam insiden kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di dekat Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, mayoritas korban berada di gerbong tersebut.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengatakan pihaknya sempat mempertanyakan kebijakan penempatan gerbong khusus perempuan itu kepada PT KAI.

“Alasannya agar tidak terjadi rebutan. Namun dengan adanya peristiwa ini, kami mengusulkan agar gerbong khusus perempuan bisa ditempatkan di bagian tengah,” ujar Arifah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026).

Meski demikian, Arifah menyebut tidak seluruh korban merupakan perempuan.

Beberapa korban laki-laki juga tercatat dirawat di RSUD Bekasi.

Ia mengaku sempat terkejut saat mengetahui adanya korban laki-laki dalam kejadian tersebut.

“Saya sempat kaget, kok ada korban laki-laki. Ternyata mereka berada di gerbong tiga, dan ada juga yang berasal dari rangkaian KA Argo Bromo Anggrek,” jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved