Berita Viral
SOSOK Kepala Dinas yang Tabrak Siswa SD Diduga Sakit, Satu Korban Tewas Diseruduk Mobil
Akibat kejadian tersebut 9 orang menjadi korban, terdiri dari 7 siswa SD, seorang pedagang dan seorang sales.
Seorang di antranya meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni siswa kelas 4 SD berjenis kelamin laki-laki.
Seorang guru, Rika Novianti mengatakan pada saat kejadian para siswa sedang berburu jajan di waktu jam istirahat di halaman sekolah.
Tiba-tiba mobil datang langsung menghantam para siswa.
"Posisi lagi beli jajan, nah mobil itu datang menyeruduk siswa," ujar Rika.
Sebelum menyeruduk siswa, mobil tersebut terlebih dahulu menabrak seorang sales lalu menyeruduk anak-anak dan pedagang.
Mendengar ada suara benturan, guru-guru yang berada SDN Sukaratu 5 langsung berlari menuju ke lokasi kejadian.
Saat itu, sejumlah siswa ada yang dalam kondisi berdarah dan tergeletak.
"Ada yang kebawa, ada yang masuk kolong, ada juga yang masuk selokan," ujarnya.
Baca juga: Pemko Medan Rangkul Aceh, Rico Waas Serahkan Bantuan Bencana Rp 50 Miliar
Melihat kondisi tersebut, para guru pun langsung memberikan pertolongan terhadap siswa yang menjadi korban.
Para korban korban pun langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang.
"Semuanya dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Tadi juga Bupati sudah jenguk ke sini," ucapnya.
Ia mengaku, bahwa para guru sering menegur para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan halaman sekolah.
"Sering kita tegur, bukan hanya satu dua kali. Tapi mereka tetap jualan di situ," ujarnya.
Pengemudi Masih Diperiksa
Terpisah, Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad mengatakan korban luka-luka saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Ahmad Mursidi menabrak kerumunan anak-anak di depan sekolah. Satu orang meninggal dunia, sementara yang lainnya dirawat di rumah sakit,” ujarnya di Mapolres Pandeglang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TABRAK-SISWA-SD-Sebanyak-delapan-orang-siswa-sekolah-SDN-Sukaratu-5-di-Kelurahan.jpg)