Berita Viral
Geger Aplikasi Presensi di ASN Pemkab, Bayar Rp250 Ribu untuk Setahun Bebas Tak Masuk Kerja
aplikasi presensi finger ilegal kini tengah menjadi sorotan di kalangan ASN yang hanya dengan bayar Rp250 ribu, ASN itu bebas setahun tak masuk kerja
"Itu sudah kita identifikasi dipastikan tidak dari BKPSDMD. Itu dari hacker-hacker yang menembus sistem kami," jelasnya.
Baca juga: PERMINTAAN Terakhir Mia Citra, Dirawat Usai Tabrakan Kereta Bekasi Kini Meninggal, Disuapi Ibu
Sementara seorang guru ASN yang enggan disebutkan namanya menyebut, pihaknya sudah menggunakan aplikasi ini sejak tahun 2025 lalu.
Menurut guru tersebut, menggunakan aplikasi itu karena sering keluar kantor pada saat jam kerja karena harus mengurus bisnisnya.
"Saya sering keluar kantor saat masih jam kerja karena mengurus bisnis. Dengan adanya aplikasi ini, saya tetap bisa absen secara tertib," ujar guru tersebut saat ditemui media.
Guru ini meneruskan, aplikasi ini sudah banyak yang menggunakannya.
Menurut dia, paling banyak penggunanya adalah kalangan guru.
"Di kalangan guru memang sudah banyak yang pakai. Mereka memang kadang punya urusan lain selama jam kerja, jadi aman kalau punya itu. Urusan absen tetap aman meski sedang di luar untuk urusan lain," tandasnya.
Guru sebuah SD negeri di Kecamatan Brebes juga membenarkan beredarnya aplikasi tersebut.
Dia mengaku sempat ditawari rekan sesama guru untuk membeli aplikasi tersebut.
Baca juga: DIJEBAK Teman, Remaja Nyaris Dirudapaksa Bandar Narkoba WNA China, Selamat karena Dering HP
"Itu (aplikasi) sudah lama sejak 2025 lalu. Malah saya pernah ditawari," terang dia.
Menurut dia, ASN yang berminat bisa langsung menghubungi nomor 6285864100142.
Bagi yang menghubungi nomor tersebut akan diarahkan untuk transfer Rp250 ribu ke rekening Sea Bank 901249232962 atas nama Samidah.
Biaya tersebut untuk aktivasi selama 1 tahun sejak pembayaran.
Calon pengguna aplikasi yang sudah membayar diminta untuk mengirim nomor NIP, kecamatan, dan instansi.
"Di situ ditawarkan aplikasi absen finger jarak jauh untuk kalangan Pemkab Brebes. Dengan Rp250 ribu dapat menggunakan selama 1 tahun. Kalau sudah aktif ASN bisa absen dari mana saja," katanya.
Penggunaan aplikasi finger jarak jauh ini dimanfaatkan oleh oknum ASN nakal untuk menghindari pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), terutama karena masalah absensi.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunjatim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-ASN.jpg)