Berita Viral
DIJEBAK Teman, Remaja Nyaris Dirudapaksa Bandar Narkoba WNA China, Selamat karena Dering HP
Kecurigaan mulai muncul saat korban melihat sesosok pria asing yang tak lain adalah pelaku keluar dari kamar mandi.
Setelah ditinggal sendirian oleh teman-temannya, situasi berubah mencekam.
Putri menjelaskan, korban sempat melihat ada dua pria asing lainnya yang datang, sehingga total ada tiga laki-laki di lokasi tersebut, sebelum akhirnya korban ditarik paksa oleh pelaku CH.
"Lalu si korban ini akhirnya ditarik, habis itu waktu ditarik ke kamar, korban ini didorong ke kasur dan keadaannya terlentang gini dan badannya itu dibalik, dibalik dan tangannya itu diikat pakai handuk," jelasnya.
Baca juga: Link Twibbon Hari Buruh 2026 Gratis dengan Desain yang Menarik
Upaya pemerkosaan tersebut sempat terjeda karena ponsel pelaku terus berdering.
Momen singkat itulah yang dimanfaatkan korban untuk melonggarkan ikatan handuk dan mengirim pesan darurat melalui WhatsApp kepada seorang kenalannya yang merupakan pengemudi ojek langganannya.
Pesan darurat tersebut membuahkan hasil.
Pengemudi ojek tersebut segera mencari bantuan hingga petugas keamanan apartemen mendobrak pintu kamar.
Petugas keamanan apartemen akhirnya melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian yang akhirnya tiba di lokasi.
Di lokasi, polisi menemukan pelaku CH bersama korban, serta barang bukti narkoba yang berserakan.
Putri menegaskan bahwa kliennya sempat ditawari obat-obatan terlarang oleh pelaku, namun korban menolak.
"Hanya ditawari. Ditawari tapi tidak sampai untuk memakai, karena kan anak umur segitu dia mana tahu ditawari ini ya pasti dia nggak mau apalagi orang asing gitu," tegas Putri.
Meski telah berhasil diselamatkan, luka psikologis yang dialami korban sangat mendalam.
Baca juga: Sertu MB Melarikan Diri saat Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Bocah SD
Putri menyebut kliennya masih sering berteriak dan menangis karena trauma hebat.
"Sampai sekarang korban, korban pun trauma. Sampai tadi malam kita, saya mendampingi dia di kepolisian itu masih teriak-teriak, masih nangis gitu. Jadi dia masih syok keadaannya," jelasnya.
Tim Hotman 911 mendesak kepolisian untuk bertindak tegas dan menerapkan pasal berlapis kepada pelaku, mengingat adanya dua tindak pidana besar yang terjadi secara bersamaan: kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan peredaran narkotika.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelcehan-ilustrasi-pelecehan.jpg)