Berita Viral
Ibu Muda Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Minta Bayinya Sering Dilihat, Baru 1 Hari Kerja Usai Cuti
Ibu muda yang baru satu hari masuk kerja usai cuti lahiran dan tewas dalam kecelakaan kereta di Bekasi minta bayinya sering dilihat dan sudah siapkan
TRIBUN-MEDAN.COM – Ibu muda yang baru satu hari masuk kerja usai cuti lahiran dan tewas dalam kecelakaan kereta di Bekasi minta bayinya sering dilihat.
Adapun seorang ibu muda menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi.
Ia baru hari pertama kembali bekerja setelah cuti melahirkan.
Kini sang adik mengurai curhatan pilu soal ibu muda tersebut yang merupakan kakaknya.
Menurut sang adik, korban sudah dilarang oleh suaminya untuk bekerja lagi.
Namun korban memilih untuk tetap bekerja dan pulang pergi naik KRL.
Padahal menurut adiknya, korban biasanya naik KRL satu gerbong bersama sang suami setiap kali pulang kerja.
Baca juga: Satu Unit Rumah Terbakar di Kisaran, Warga Sebut Penghuninya Sedang Pergi
Namun entah kenapa pada hari itu, korban memilih naik di gerbong wanita.
"Hari ini hari pertama teteh mulai kerja lagi setelah beberapa bulan cuti lahiri kia.
Aa juga bilang gaush kerja lagi biar si aa saja yang kerja..
Biasa, teteh juga segerbong sama si aa tiap balik kerja
Kenapa malam ini pisah gerbong teh," tulis sang adik di akun Instagram @hagiaqi.
Rupanya korban juga merupakan seorang piatu.
Di mana ia berjanji pada adiknya akan menemani lahiran menggantikan sang ibu.
Baca juga: Nelayan Tewas Tenggelam di Dermaga 103 Belawan, Terlilit Kopling Mesin Perahu Sendiri
"Teteh juga janji sama aku....
Aku lahiran nanti teteh yang akan temani aku sebagai pengganti mamah
Teteh juga bilang nanti kita main bareng, sama anak kamu iyaaa...
Tapi, sekarang teteh pergi secara tbtb begini Sakit banget teh," tulisnya lagi.
Sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan, korban juga sempat memberi pesan pada sang adik.
Pesannya yakni ia meminta adiknya untuk sering-sering melihat anaknya yang masih bayi.
Baca juga: Sembunyikan 22 Kg Sabu di Tangki Mobil Modifikasi, Kurir Asal Aceh Diringkus di Parkiran Mal Medan
Pesan itu seolah jadi firasat kalau ia akan pergi selamanya.
"Teteh tiap hari bilang ke aku untuk seringsering lihati kia
Sekarang teteh udah sama mamah, sama aa," tulis @hagiaqi.
Sang adik juga mengabarkan kalau kondisi anak korban tak rewel sepeninggal sang ibu.
Bahkan korban juga sudah menyetok ASI Perah (ASIP) untuk beberapa hari ke depan.
"Malam ini, kia tidurnya pules teh stock asi kia juga masih ada teh untuk beberapa hari nanti," tulisnya.
Hingga berita ini dibuat, belum diketahui nama korban.
Pemilik akun @hagiaqi juga belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi mengungkapkan, total korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL tujuan Jakarta–Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, mencapai 106 penumpang, terdiri dari korban meninggal dunia dan luka.
“Ya meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91 orang,” ujar Dudy kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).
Dudy menjelaskan, dari total 91 korban luka, sebanyak 38 orang telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis.
“Harapan kami bahwa sisanya insyaAllah mudah-mudahan bisa segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Tribunbogor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TABRAKAN-KERETA-Adik-korban-kecelakaan-KA-Argo-Bromo-Anggrek-dengan.jpg)