Berita Viral
Nasib Sopir Taksi Hijau Diduga Biang Kerok Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo, Kini Diamankan
Beginilah nasib sopir taksi hijau diduga biang kerok tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur
"Betul, Pak," jawab sang masinis.
Kemudian pria itu juga sempat mempertanyakan kecepatan kereta.
"Dengan kecepatan berapa, Pak?," tanya dia lagi.
"Maksimalnya 120," kata Novi lagi.
Ia juga mengatakan bahwa kecepatan kereta bisa dilihat di rangkaian kereta.
Setelah itu, video bergulir ke dalam kereta.
Pria itu mengatakan kalau dirinya hendak ke gerbong makan terlebih dahulu.
Namun saat dirinya hendak berhenti, terdengar suara dentuman kencang.
Kereta yang ditumpanginya pun seketika langsung berhenti.
"Kecelakaan, Astaghfirullah, Allahu Akbar," kata dia.
Lalu ia pun keluar dari kereta dan melihat kondisi stasiun sudah berantakan.
"Kita nabrak ini, KRL ya," kata dia.
Terlihat beberapa orang berlarian berusaha menyelamatkan penumpang yang terjepit.
"Ada korban di depan, belum ada paramedis," ujarnya lagi.
*/tribun-medan.com
sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KECELAKAAN-KERETA-DI-BEKASI-Tampang-Sopir-Taksi-Hijau-Saat-Kecelakaan-Kereta-di-Bekasi.jpg)