Berita Viral
Pesan Terakhir Nurlela Guru SD Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi, Sempat Minta Tolong
Sebelum menjadi korban dalam insiden tabrakan kereta KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur, Nurlela seorang guru SD sempat mengirim pesan terakhirnya
Nurlela, kata Endang, sempat mengirimkan pesan kepadanya meminta tolong setelah keluar dari sekolah.
Kala itu, Nurlela sempat membeli sebuah jus buah.
Namun, karena tertinggal, ia meminta Endang membuang agar tidak mengundang semut datang.
"Jam 20.16 WA saya nih, 'Mang, saya lupa, kan ada jusnya itu ketinggalan di sini(sekolah), takut ada semut gitu, mau minta tolong buangin mungkin', gitu," ucap Endang sambil menunjukkan pesan di ponselnya.
Baca juga: Ibu Muda Baru 1 Hari Masuk Kerja Usai Cuti Lahiran Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Kemudian, nomor telepon Bu Ela pun sudah tidak bisa dihubungi setelah adanya kabar kecelakaan tersebut.
Saat ini, sejumlah pihak keluarga sudah mulai berdatangan ke RSUD Bekasi.
Jenazah pun langsung dibawa pulang sekira pukul 02.00 WIB.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB.
Hingga Selasa (28/4/2026) siang, sebanyak 14 orang tewas dan 81 dilarikan ke rumah sakit.
*/tribun-medan.com
artikel ini telah tayang di Bangkapos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kereta-api-Bekasi-Timur.jpg)