Berita Viral

Pesan Terakhir Nurlela Guru SD Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi, Sempat Minta Tolong

Sebelum menjadi korban dalam insiden tabrakan kereta KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur, Nurlela seorang guru SD sempat mengirim pesan terakhirnya

TRIBUNNEWS
EVAKUASI KORBAN - Konidisi kereta yang bertabrakan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

Nurlela, kata Endang, sempat mengirimkan pesan kepadanya meminta tolong setelah keluar dari sekolah.

Kala itu, Nurlela sempat membeli sebuah jus buah.

Namun, karena tertinggal, ia meminta Endang membuang agar tidak mengundang semut datang.

"Jam 20.16 WA saya nih, 'Mang, saya lupa, kan ada jusnya itu ketinggalan di sini(sekolah), takut ada semut gitu, mau minta tolong buangin mungkin', gitu," ucap Endang sambil menunjukkan pesan di ponselnya.

Baca juga: Ibu Muda Baru 1 Hari Masuk Kerja Usai Cuti Lahiran Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kemudian, nomor telepon Bu Ela pun sudah tidak bisa dihubungi setelah adanya kabar kecelakaan tersebut.

Saat ini, sejumlah pihak keluarga sudah mulai berdatangan ke RSUD Bekasi. 

Jenazah pun langsung dibawa pulang sekira pukul 02.00 WIB.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB.

Hingga Selasa (28/4/2026) siang, sebanyak 14 orang tewas dan 81 dilarikan ke rumah sakit.

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Bangkapos

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved