Kecelakaan Kereta Api
Penjelasan Pakar ITB Kenapa Lokomotif Argo Bromo Bisa Tembus Gerbong KRL di Bekasi
taksi mogok tersebut diduga telah menyebabkan persinyalan menjadi terganggu karena parameter mobil listrik ini elektrik
"Kalau terkait KA Argo Bromo nembus ke gerbong KRL karena Argo Bromo-nya kan lokomotif. Lokomotif itu beratnya sekitar 120 sampai 140 ton, sementara yang ditabrak gerbong kereta kosong rangka doang, paling beratnya sekitar 40-60 ton makanya sampai hancur," katanya.
Dengan adanya kecelakaan ini, Sony pun mengingatkan pentingnya mitigasi kasus temper mobil oleh kereta api terutama adalah temper kendaraan listrik. Menurutnya, hal seperti ini harus menjadi perhatian dan yang kedua tentunya harus ada emergency signal.
"Jadi mitigasinya persinyalan dan pertemperan dengan kendaraan listrik karena mungkin baru kali ini terjadi temper dengan kendaraan listrik yang berbasis baterai, gitu. Tapi kalau evakuasi kecelakaan tabrakan selama ini sudah cukup bagus," ucap Sony.
(Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Penjelasan Pakar ITB Soal Tabrakan Kereta Api
Sony Sulaksono
Kecelakaan Kereta Api di Bekasi
Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Api
| Presiden Prabowo Menjamin Korban Kecelakaan Kereta Ditanggung Negara, Dapat Ganti Rugi |
|
|---|
| Pernyataan Resmi Taksi Green SM Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Buat Netizen Geram |
|
|---|
| KORBAN Meninggal Bertambah Menjadi 14 Orang, 84 Orang Luka-luka Tabrakan Kereta di Bekasi Timur |
|
|---|
| 3 Rumah Sakit Tangani Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur |
|
|---|
| 3 Penumpang Masih Terperangkap di Gerbong Usai Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/taksi-kecelakaan-kereta-tribunmedan.jpg)