Kecelakaan Kereta Api
Terungkap Identitas Guru SD Korban Kecelakaan Kereta Api, Pantas Pesan tak Dibalas Bu Nurlela
Terungkap identitas satu dari tiga korban tewas dalam insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
3. Nurlaela (P) 17 Mei 1986 (pulang)
Baca juga: Temuan Terbaru Komnas HAM, 3 Orang Lain terkait Penyerangan Aktivis KontraS Andrie Diungkap\
Update KAI: Korban Meninggal 5 Orang
Sementara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengatakan bahwa jumlah korban yang telah mendapatkan penanganan medis mencapai puluhan orang.
“Perlu kami sampaikan update dari korban, pada saat ini meninggal dunia ada 5. Kemudian yang masih terperangkap itu ada sekitar 3. Dan yang sudah observasi ke rumah sakit itu berjumlah 79,” ujar Bobby dalam keterangannya Selasa pagi, (28/4/2026).
Baca juga: Temuan Terbaru Komnas HAM, 3 Orang Lain terkait Penyerangan Aktivis KontraS Andrie Diungkap
Ia menjelaskan, para korban dirujuk ke sembilan rumah sakit di sekitar lokasi kejadian, yakni di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Selain penanganan korban, KAI juga telah mendirikan posko tanggap darurat di area Stasiun Bekasi untuk mempercepat koordinasi penanganan di lapangan.
Data korban luka
1. Desvita (P) 1 Januari 1970
2. Ahmad Nur Syahril (L) 25 Oktober 1997
3. Subur Sagita (L) 5 Maret 1975
4. Shovy Salsabila (P) 27 Mei 2001
5. Siti Maryam (P) 11 Maret 1989
6. Rivan Mandar (L) 14 Desember 1993
7. ΑΝGGITΑ R. Utami (P) Oktober 1989
8. Hari Septiansah (L) 28 September 1998
9. Dwi Apriliana (P) 26 April 1996
10. Ratri Intan A (P) 18 Mei 1999
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kecelakaan-kereta-Api-argo-bromo-bekasi.jpg)