Kecelakaan Kereta Api

UPDATE Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur, 29 Korban Sudah Dievakuasi, 4 Meninggal

Berikut update kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur, sebanyak 29 korban sudah dievakuasi, jumlah korban ini disebut masih berpotensi bertam

|
IST
KECELAKAAN - kecelakaan KRL PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB. 

Kecelakaan ini melibatkan kereta PLB 5568A (Commuter Line relasi Cikarang) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di KM 28+920 wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa bermula dari commuter line yang tertemper taksi listrik lalu ditabrak oleh rangkaian kereta jarak jauh di gerbong paling akhir.

Baca juga: Kapolres Hadiri Malam Puncak HUT Ke-155 Pematangsiantar, Pesta Rakyat Berlangsung Aman

Evakuasi Berlangsung Dramatis, Banyak Penumpang Terjepit

Situasi di Stasiun Bekasi Timur dipadati warga yang ingin menyaksikan langsung proses evakuasi korban tabrakan Kereta Api Jarak Jauh atau KA Argo Anggrek Vs Kereta Rangkaian Listrik (KRL) Commuter Line di Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026).

Kerumunan masyarakat terlihat memenuhi area sekitar lokasi kejadian, sehingga sempat menyulitkan akses petugas yang berupaya melakukan penanganan.

Sejumlah relawan yang berada di lokasi menyebutkan bahwa masih terdapat korban yang terjepit dan belum berhasil dievakuasi.

“Masih ada yang terjepit, prosesnya cukup sulit karena kondisi di lapangan,” ujar seorang relawan.

Petugas gabungan dari berbagai unsur terus berupaya melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan yang tersedia.

Proses penyelamatan dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko tambahan terhadap korban.

Sejumlah ambulans juga terlihat memadati area Stasiun Bekasi Timur.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait jumlah pasti korban maupun penyebab kejadian tersebut.

Petugas di lokasi juga berulang kali mengimbau warga untuk tidak berkerumun agar proses evakuasi dapat berjalan lancar.

*/tribun-medan.com

sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved