Berita Viral

Akuarium Air Laut dan Kursi Pijat Jadi Kontroversi, Rudy Mas'ud Janji Tanggung Pakai Uang Pribadi

Sejumlah item renovasi dinilai tidak relevan dengan kebutuhan mendesak masyarakat. Hal ini menuai kritik luas dari masyarakat.

|
TRIBUN MEDAN
MINTA MAAF - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud memberikan keterangan kepada awak media di Samarinda, Senin (23/2/2026). Ia kini minta maaf karena kontroversi renovasi rumah jabatan (Pandawa Borniat/kompas.com) 

Hal ini memunculkan dugaan nepotisme yang dilakukan Rudy dalam pemerintahan.

Dalam pernyataannya, Rudi menyebut keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan pemerintahan berjalan secara profesional. 

"Mulai esok, kami meniadakan keterlibatan keluarga dalam posisi strategis yang berkaitan dengan pemerintah provinsi," ujarnya melalui akun Instagram h.rudymasud, Minggu (26/4/2026).

Baca juga: Lirik Lagu Karo Bunga Rimna Dipopulerkan oleh Pasogit HS

Ia secara khusus menyinggung posisi wakil ketua tim ahli gubernur untuk percepatan pembangunan (TAGUPP) yang sebelumnya menjadi perhatian publik.

"Termasuk (posisi) wakil ketua tim ahli gubernur untuk percepatan pembangunan," kata dia.

Menurut Rudi, langkah ini diambil untuk menghindari potensi konflik kepentingan sekaligus memperkuat prinsip meritokrasi dalam pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan ke depan akan diarahkan pada peningkatan transparansi dan akuntabilitas.

AKSI -  Rudy Mas'ud (kiri) dan screenshot tampilan live streaming CCTV aksi 21 April 2026 (kanan). Aksi ini disiarkan melalui YouTube, memungkinkan masyarakat memantau kondisi lalu lintas dan pergerakan massa secara real-time dari berbagai titik di Samarinda. youtube CCTVSamarinda.
AKSI - Rudy Mas'ud (kiri) dan screenshot tampilan live streaming CCTV aksi 21 April 2026 (kanan). Aksi ini disiarkan melalui YouTube, memungkinkan masyarakat memantau kondisi lalu lintas dan pergerakan massa secara real-time dari berbagai titik di Samarinda. youtube CCTVSamarinda. (IST/Pemkot Samarinda)

"Kami juga akan membuka ruang transparansi yang lebih luas agar setiap kebijakan bisa dipahami dan diawasi bersama," ujarnya.

Rudi juga memberikan klarifikasi terkait pernyataannya sebelumnya yang sempat membawa-bawa pimpinan di tingkat nasional.

Pernyataan tersebut sempat memicu beragam penafsiran di masyarakat dan menjadi sorotan di ruang publik. Rudi menyampaikan permohonan maaf atas hal tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada maksud membandingkan pihak mana pun.

Baca juga: Lirik Lagu Karo Pangen Sisada Dipopulerkan oleh Anta Prima Ginting

"Tidak ada maksud sedikitpun untuk membawa dan membandingkan pihak manapun dalam konteks yang tidak semestinya. ke depan saya akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru,"  kata dia.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved