Berita Viral
DERETAN Barang Berharga yang Diambil Rampok di Pengalengan, Sekap Ibu dan Anak, Dipukul Pakai Golok
Tak hanya Neng Fitria yang jadi korban, anaknya yang baru berusia 15 tahun pun ikut ditendang dan diikat kawanan rampok tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah deretan barang berharga yang diambil rampok di Pengalengan.
Saat beraksi, mereka menyekap ibu dan anak penghuni rumah tersebut.
Keduanya diikat hingga dipukul memakai golok oleh pelaku.
Baca juga: Prank Pemadam Kebakaran, Bone si Debt Collector Dihukum Jadi Damkar Dadakan: Susahkan?
Aksi perampokan terjadi di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Peristiwa tersebut menimpa keluarga di Kampung Padaawas, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (23/4/2026) dini hari.
Perampokan dan penyekapan tersebut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Pangalengan, AKP Rachmat Koswara.
Baca juga: Damkar Medan Kerahkan 10 Armada di PT Agro, Wandro: Sistem Proteksi Mereka Cukup Membantu
AKP Rachmat mengungkap, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di kediaman keluarga korban bernama Neng Fitria (37).
Kawanan rampok terrsebut berjumlah tiga orang dan membawa golok. Ketiganya nekat masuk ke rumah korban dengan cara merusak jendela, menyekap korban, hingga melakukan penganiayaan.
AKP Rachmat Koswara mengungkap, peristiwa tersebut bermula saat korban tengah tertidur di kamar, tiba-tiba tiga pria mendobrak pintu kamar.
Ketiga pelaku mengenakan masker untuk menutupi wajah dan jaket hoodie hitam.
Para pelaku langsung menodongkan golok pada korban dan mengancam akan menghabisi nyawa korban jika berteriak.
"Korban kemudian diikat menggunakan tali rafia dan lakban bening," ujar AKP Rachmat Koswara, dilansir dari Kompas.com, Sabtu (25/4/2026).
Lakban dan tali rafia yang digunakan, lanjutnya, sudah disiapkan oleh para pelaku.
Tak cukup menyekap norban, pelaku pun memukul wajah dan tangan korban berkali-kali menggunakan golok.
Baca juga: PBVSI Sumut Gelar Pemanduan Bakat Jelang Pra-PON 2027, Diikuti 45 Atlet dari 11 Daerah
Tak hanya Neng Fitria yang jadi korban, anaknya yang baru berusia 15 tahun pun ikut ditendang dan diikat kawanan rampok tersebut.
Para pelaku menggeledah kamar dan menggasak sejumlah barang berharga.
Sejumlah barang yang diambil adalah sepeda motor Yamaha Freego beserta STNK, perhiasan senilai Rp 5 juta, dua unit ponsel, dan buku BPKB motor Honda Scoopy.
Baca juga: BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank
Para pelaku pun langsung melarikan diri setelah menggasak barang korban.
Korban baru bisa lepas dari ikatan setelah meminta tolong pada tetangganya, Elis (50), lalu langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pangalengan.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DERETAN-Barang-Berharga-yang-Diambil-Rampok-di-Pengalengan-Sekap-Ibu-dan-Anak-Dipukul-Pakai-Golok.jpg)