Berita Viral

Cole Allen Mau Buat Tragedi Nasional Tembak Trump, Secret Service Ungkap Cara Lumpuhkannya

Wakil Direktur US Secret Service, Matthew Quinn, menegaskan pelaku telah dilumpuhkan oleh kemampuan pengamanan berlapis.

TRIBUN MEDAN
Pelaku penembakan di acara jamuan makan Gedung Putih yang diunggah Donald Trump ke media sosialnya. (Truth Social/Donald J. Trump) 

TRIBUN-MEDAN.com - Cole Tomas Allen pelaku penembakan dalam jamuan makan malam yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya menciptakan tragedi nasional.

Namun US Secret Service atau Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS) berhasil menggagalkan aksi itu sejak awal. 

Dalam pernyataannya, Wakil Direktur US Secret Service, Matthew Quinn, menegaskan pelaku telah dilumpuhkan oleh kemampuan pengamanan berlapis.

“Malam ini, seorang pengecut berusaha menciptakan tragedi nasional. Ia meremehkan kemampuan perlindungan US Secret Service dan berhasil dihentikan sejak kontak pertama,” ujar Quinn pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. 

Baca juga: Kronologi dan Motif Cole Allen Lepas Tembakan di Jamuan Makan Malam Donald Trump

Ia menambahkan, kekuatan sistem pengamanan berlapis terbukti efektif dalam mencegah ancaman yang lebih besar. 

“Kekuatan dari sistem pengamanan berlapis kami terlihat jelas, dengan berbagai langkah penanggulangan yang telah disiapkan,” katanya, sebagaimana dilansir CBS News. 

Quinn juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Secret Service serta mitra penegak hukum yang dinilai sigap menangani situasi.

MENCEKAM - Suasana mencekam terjadi di lingkungan Gedung Putih di Washington Hilton di Washington, DC, Amerika Serikat (AS) pada 25 April 2026 ketika suasana makan malam mendadak berubah menjadi kepanikan.
MENCEKAM - Suasana mencekam terjadi di lingkungan Gedung Putih di Washington Hilton di Washington, DC, Amerika Serikat (AS) pada 25 April 2026 ketika suasana makan malam mendadak berubah menjadi kepanikan. (Tangkapan layar)

Baca juga: Pengasuh Daycare Little Aresha Tega Ikat Kaki dan Tangan Agar Tak Mau Repot, Jumlah Anak Overload

Kronologi kejadian

Insiden penembakan terjadi di Washington Hilton, lokasi berlangsungnya jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih.

Dikutip dari BBC, berikut adalah kronologi penembakan jamuaan makan malam Trump yang dihadiri lebih kurang 2.600 orang tersebut:

  • Sekitar pukul 20.35 waktu setempat, suara tembakan terdengar dan para tamu langsung berlindung. Tak lama kemudian, agen Secret Service bergegas mengevakuasi Trump dan jajaran kabinetnya dari ruangan.
  • Pada pukul 21.17, Trump menyampaikan pernyataan pertamanya melalui media sosial, memastikan bahwa pelaku telah ditangkap.

Baca juga: Panjul Ditangkap Sat Reskrim Pelabuhan Belawan, 4 Kali Residivis dan 3 Kali Pencurian Sepeda Motor

  • Sekitar pukul 21.36, Trump mengonfirmasi bahwa dirinya meninggalkan lokasi atas permintaan aparat penegak hukum.
  • Pada pukul 22.29, Trump membagikan rekaman yang diduga menunjukkan awal kejadian, disusul dengan foto pelaku.
  • Satu menit kemudian, sekitar pukul 22.30, Trump menggelar konferensi pers di Gedung Putih bersama Direktur FBI Kash Patel dan Jaksa Agung sementara AS Todd Blanche. Dalam kesempatan itu, Trump menyebut pelaku diduga bertindak seorang diri atau “lone wolf”. 
  • Sekitar pukul 22.50, sejumlah media AS mengungkap identitas pelaku sebagai Cole Tomas Allen (31), warga Torrance, California.
  • Tak lama setelah itu, sekitar pukul 23.10, aparat terlihat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Torrance yang diduga terkait pelaku.
  • Kemudian pada pukul 23.15, Jaksa AS untuk Distrik Columbia Jeanine Pirro menyatakan bahwa pelaku akan segera didakwa secara resmi di pengadilan federal. 

Sosok Cole Allen pelaku penembakan jamuaan Trump

Berdasarkan laporan CNN, Cole Tomas Allen merupakan pria berusia 31 tahun asal Torrance, California, wilayah pinggiran Los Angeles.

Ia diketahui pernah bekerja sebagai tutor setelah lulus dari California Institute of Technology.

Polisi menyebut Allen merupakan tamu di hotel tempat acara berlangsung dan membawa sejumlah senjata, termasuk senjata api dan pisau. 

Setelah insiden, Allen dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan dijadwalkan menjalani proses hukum lebih lanjut pada Senin (27/4/20260 mendatang.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik aksi penembakan jamuaan Trump.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved