Berita Viral
AIPDA Robig yang Tembak Mati Pelajar SMK Terlibat Narkoba, Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan
Aipda Robig, polisi yang tembak pelajar di Semarang ternyata pengguna narkoba.
TRIBUN-MEDAN.com - Aipda Robig, polisi yang tembak pelajar di Semarang ternyata pengguna narkoba.
Aipda Robig menembak pelajar SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy (17) dengan brutal hingga tewas.
Selain telah divonis 15 tahun penjara, Robig resmi telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari Polri.
Sebelumnya, Robig juga ditemukan positif narkoba saat menjalani masa tahanan di Lapas Semarang.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa surat keputusan PTDH sudah dikeluarkan sejak 18 Februari 2026.
Sebelumnya, dia telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan pada 4 Februari 2026, menyusul temuan mencurigakan dalam inspeksi di dalam lapas.
"Yang bersangkutan secara resmi per 18 Februari 2026 sudah di-PTDH.
Kemudian dipindahkan ke Lapas Nusakambangan pada 4 Februari 2026,” kata Kombes Artanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: SOSOK Fenando Debt Collector Pinjol Minta Maaf Prank Damkar Demi Teror Nasabah, Takut Dipolisikan
Labil Saat Diperiksa
Dari inspeksi yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah bersama Kasi Intel Kanwil Lapas Jawa Tengah pada 19 Januari 2026 di Lapas Semarang, Robig disebut menunjukkan kondisi tidak stabil.
“Pada saat pemeriksaan, yang bersangkutan dalam keadaan tidak stabil atau labil. Saat ditanya, (menjawabnya) tidak konsentrasi, tidak seperti orang yang wajar, sehingga timbul kecurigaan,” jelas Kombes Artanto.
Kecurigaan itu berlanjut pada penggeledahan barang dan tes urine.
Hasilnya, Robig dinyatakan positif narkoba.
Temuan itu kemudian menjadi catatan bagi pihak lapas hingga berujung pada pemindahan ke lapas dengan tingkat pengamanan tinggi di Nusakambangan.
Meski demikian, polisi belum memastikan peran Robig dalam dugaan kasus narkoba tersebut.
| SOSOK Fenando Debt Collector Pinjol Minta Maaf Prank Damkar Demi Teror Nasabah, Takut Dipolisikan |
|
|---|
| PENJELASAN KAI Soal Penumpang Diduga Dilecehkan Sesama Jenis di KRL, Diselesaikan Kekeluargaan |
|
|---|
| Kaki Diikat, Pengasuh Daycare Little Aresha Juga Tutup Mulut Anak Saat Nangis: Biar Mama Gak Dengar |
|
|---|
| CERITA Korban ke Ibunya Selama Dititip di Daycare Jogja: Ditaliin Kaki Badan Terus Mulut Ditutup |
|
|---|
| AWAL Mula Sopir Angkot Dibakar Teman, Cekcok Pelaku tak Terima Ditegor Usai Serobot Anteran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TERIMA-GAJI-Aipda-Robig-Zaenudin-yang-tembak-pelajar-SMK-di-Semarang-ternyata-Aipda-Robig.jpg)