Berita Viral
SOSOK Fenando Debt Collector Pinjol Minta Maaf Prank Damkar Demi Teror Nasabah, Takut Dipolisikan
Debt Collector (DC) pinjaman online, Bonefentura Soa alias Fenando minta maaf telah membuat dua unit mobil damkar meluncur sia-sia
TRIBUN-MEDAN.com - Debt Collector (DC) pinjaman online, Bonefentura Soa alias Fenando minta maaf telah membuat dua unit mobil damkar meluncur sia-sia hanya untuk menagih nasabah.
Fenando tiba di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang sekitar pukul 16.35 WIB, dengan dua mobil, Fenando, istri dan anak balitanya, dia turun dari mobil hitam sedangkan satu mobil berwarna merah berisikan rekan-rekan Fenando.
Sebelumnya, ia sempat diinformasikan akan datang sejak pukul 13.00 WIB, pihak Damkar memberikan tenggat waktu hingga 17.00 WIB, jika tidak datang akan dilanjutkan ke Polrestabes Semarang.
Di hadapan petugas Damkar dan awak media, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas perbuatannya.
“Mungkin perbuatan saya ini merugikan bukan hanya satu pihak tapi banyak pihak. Saya mengakui kesalahan yang saya buat,” ujarnya dengan suara lirih dan kepala menunduk, Sabtu (25/4/2026) di Kantor Damkar Semarang.
Ia juga meminta maaf kepada jajaran Damkar Kota Semarang serta pemilik warung yang menjadi lokasi laporan fiktif.
“Saya datang untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah saya buat kepada masyarakat Semarang, khususnya tim Damkar, dan juga kepada Pak Ngadi,” katanya.
Baca juga: PENJELASAN KAI Soal Penumpang Diduga Dilecehkan Sesama Jenis di KRL, Diselesaikan Kekeluargaan
Baca juga: 649 Lulusan UT Medan Diwisuda, Bukti Pendidikan Tanpa Batas Menjangkau Hingga Lintas Negara
Bonefentura menyatakan siap menerima konsekuensi atas tindakannya, termasuk sanksi sosial.
“Saya siap menerima konsekuensi atau mungkin sanksi sosial. Saya bersedia,” ucapnya.
Akui Inisiatif Pribadi di Luar SOP
Dalam keterangannya, Bonefentura mengaku tindakan membuat laporan palsu tersebut dilakukan secara sadar dan tanpa paksaan, namun di luar standar operasional prosedur (SOP) perusahaan.
“Saya lakukan ini dengan sadar. Tapi ini di luar SOP dan di luar kendali perusahaan,” katanya.
Ia menyebut, saat itu dirinya tidak berpikir panjang dan terbawa emosi saat melakukan tindakan tersebut.
“Jujur saya tidak menyangka akan jadi seperti ini. Saya tidak pikir panjang saat itu,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, aksi tersebut dipicu rasa kesal karena kesulitan menghubungi pihak yang memiliki utang.
| CERITA Korban ke Ibunya Selama Dititip di Daycare Jogja: Ditaliin Kaki Badan Terus Mulut Ditutup |
|
|---|
| AWAL Mula Sopir Angkot Dibakar Teman, Cekcok Pelaku tak Terima Ditegor Usai Serobot Anteran |
|
|---|
| Pelaku Begal Ini Syukur Masih Hidup, Kini Melapor ke Polisi karena Babak Belur Dihajar Warga |
|
|---|
| Dituduh Nepotisme, Rudy Mas'ud Bandingkan dengan Prabowo: Apa Bedanya Hashim dengan Presiden? |
|
|---|
| Klarifikasi BGN 1 Sapi Dipotong di tiap SPPG Bukan Real di Lapangan, Kini Disebut Sekadar Simulasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bbbsdfpinjol.jpg)