Berita Viral

SIAPA Pemilik Daycare Little Aresha Jogja Diduga Aniaya 103 Anak? Foto Kaki dan Tangan Diikat Viral

Pemilik daycare Little Aresha Jogja yang diduga aniaya 103 anak tengah menjadi sorotan

IST
DAYCARE JOGJA - Pengelola Daycare Little Aresha di Umbulharjo masih simpang siur, nama seperti Diyah Kusumastuti beredar di media sosial. 

Lokasinya berada di Jalan Pakel Baru Utara, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Little Aresha menerima anak mulai usia dua bulan hingga sekira delapan tahun.

Fasilitas yang disediakan termasuk ruang bermain indoor/outdor, ruang tidur full-AC, dan ruang kelas.

Selain itu juga disebut ada konsultasi perkembangan serta kunjungan dokter secara berkala untuk memantau kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Selain pengasuhan, anak-anak mendapatkan pembelajaran yang disesuaikan usia guna menstimulasi kecerdasan dan karakter mereka secara menyeluruh.

Cara operasional dan layanan dirancang untuk fleksibilitas orang tua.

Waktu penjemputan bisa disesuaikan, program harian tersedia, dan sistem belajar mendukung tiga bahasa: Bahasa Indonesia; Inggris; dan Jawa.

Berdasarkan informasi dari sejumlah orang tua yang menitipkan anaknya, biaya daycare tersebut berkisar antara Rp900 hingga lebih dari Rp1 juta per bulan.

Baca juga: PILU Anak-Anak di Daycare Ini Dianiaya, Kaki Tangan Diikat, Tak Diberi Makan, 30 Karyawan Diperiksa

Polisi Ungkap Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Jogja Capai 103 Anak

Fakta mengejutkan kembali terungkap dalam kasus dugaan kekerasan di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Polresta Yogyakarta mencatat jumlah total korban mencapai 103 anak, dengan puluhan di antaranya terkonfirmasi mengalami kekerasan fisik.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, menjelaskan bahwa ratusan anak tersebut berada dalam rentang usia yang sangat rentan, yakni mulai dari bayi berusia 0 hingga balita.

Berdasarkan data yang dihimpun penyidik, tindakan kekerasan terdeteksi dialami oleh lebih dari separuh total anak yang dititipkan.

“Kalau jumlah semua kita lihat itu 103 anak. Tapi kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya, itu sekitar 53 orang. By data, ya,” ujar Adrian saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa daycare Little Aresha setidaknya telah beroperasi selama lebih dari satu tahun.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved