Berita Viral

PILU Anak-Anak di Daycare Ini Dianiaya, Kaki Tangan Diikat, Tak Diberi Makan, 30 Karyawan Diperiksa

Polisi memeriksa 30 karyawan daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta kasus penganiayaan anak. 

TRIBUN MEDAN
PENGANIAYAAN DI DAYCARE JOGJA - Wali murid Khairunisa (KIRI). Daycare Jogja (KANAN). Tindakan Keji Pengasuh Daycare Jogja, Bayi Dibedong Diikat ke Jendela 

TRIBUN-MEDAN.com - Polisi memeriksa 30 karyawan daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta kasus penganiayaan anak. 

Polisi menggerebek daycare atau tempat penitipan anak ini setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban. 

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia mengatakan dugaan penganiayaan terhadap anak terungkap setelah karyawan merasa janggal dengan perlakukan pengasuh.

"Karyawan melihat bahwa perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititip kurang manusiawi," katanya.

Ia kemudian memutuskan mengundurkan diri karena tidak sesuai dengan hati nurani.

"Karena mungkin ada yang dianiaya juga kan. Ditelantarkan, akhirnya dia merasa tidak sesuai hati nurani minta resign," katanya.

Namun ketika mengundurkan diri, pihak daycare Jogja justru menahan ijazahnya.

"Ijazah ditahan sama pemilik sehingga dia melaporlah ke kita. Sehingga kita dapat informasi seperti itu.," katanya.

Wali murid, Khairunisa menceritakan tindakan keji yang telah dilakukan pada anaknya.

"Lukanya ini ada fotonya ini semalam. Ini masih ada juga di depan, ada bekasnya juga," katanya.

Baca juga: Polda Sumut Buka Suara soal 3 Personel Polrestabes Medan Diduga Lecehkan Tahanan Wanita

Baca juga: PENGAKUAN Netanyahu Idap Kanker Prostat Stadium Awal, Penyakit Ini Sudah Dialami Selama 2 Tahun

Ia menceritakan sang anak diikat di bagian siku hanya menggunakan bedong tanpa baju.

"Kondisi tangan dia diikat di sini (sikut), dibedong, pakaiannya cuma pampers doang," katanya dengan suara bergetar.

Setiap kali pulang ke rumah, sang anak selalu dalam kondisi lapar dan ketakutan.

"Setiap dia pulang dia selalu kelaparan, nangis, ketakutan," katanya.

Orang tua lain, Aldewa mengatakan bahwa pengasuh mengikat anak di jendela dan pintu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved