Berita Viral
Alasan Gubernur Kaltim Butuh Kursi Pijat Seharga Rp 125 Juta, Kini Siap Hadapi Hak Angket DPRD
Alasan Gubernur Kaltim Rudy Masud sampai membutuhkan kursi seharga Rp 125 juta tersebut
TRIBUN-MEDAN.COM - Anggaran kursi pijat Gubernur Kaltim Rudy Masud di rumah jabatan fantastis.
Sebelumnya, soal rumah dinas gubernur Rp 25 miliar menuai sorotan dan demonstrasi warga karena dianggap terlalu besar.
Ditambah lagi mobil dinas Rp 8,5 miliar.
Ternyata ada lagi kursi pijat seharga Rp125 juta.
Baca juga: Besarnya Biaya Layanan Video Conference BGN Rp 5,7 Miliar, Mahfud MD Singgung Boros Anggaran
Apa alasan Gubernur Kaltim Rudy Masud sampai membutuhkan kursi seharga Rp 125 juta tersebut?
Rudy Masud mengaku membutuhkan kursi pijat setelah letih mengemudi mobil sendiri.
Kini Rudy Masud pun kembali menuai sorotan karena anggaran kursi pijat di rumah jabatan yang fantastis yakni Rp 125 juta.
Baca juga: Besarnya Biaya Layanan Video Conference BGN Rp 5,7 Miliar, Mahfud MD Singgung Boros Anggaran
Jumlah tersebut dianggap cukup besar untuk sebuah kursi pijat.
Terlebih Pemerintah Pusat tengah menggaungkan efisiensi anggaran.
Banyak pos anggaran yang diefisienkan dialihkan ke program prioritas.
Bukannya melakukan pembangunan daerah, Rudy justru mengalokasikan anggaran daerah untuk membeli kursi pijat.
Baca juga: Pesta Emas SMP Swasta Kartini, Perjalanan 50 Tahun Hadirkan Pendidikan di Dataran Tinggi Habinsaran
Sebelumnya, dia sudah pernah kena semprot Presiden Prabowo Subianto soal membeli mobil dinas sehaga Rp 8,5 miliar.
Ditambah lagi dengan rumah dinas Rp 25 miliar.
Kali ini Rudy Masud kembali diperbincangkan karena anggaran kursi pijat yang mencapai Rp 125 juta.
Ia mengatakan bahwa kursi tersebut karena pegawai merasa kasihan melihat dirinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rudy-masud-gubernur-kaltim.jpg)