Berita Viral

Habis Kesabaran Jusuf Kalla Hingga Ungkap Jasanya Untuk Karir Jokowi, Juru Bicara:Dia Bukan Malaikat

Habis sudah kesabaran Jusuf Kalla hingga ungkap semua jasanya dalam karir politik Presiden RI ke-7 Jokowi

Kompas.com
JUSUF KALLA: Sebelumnya dalam konferensi pers pada akhir pekan lalu, JK menyebut bahwa Jokowi bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Presiden RI berkat dirinya. 

"Seolah-olah tidak berterima kasih kepada Pak Jokowi atau tidak tahu berbalas budi, sehingga muncullah macam-macam ini."

Baca juga: Pemilik Usaha Mi Babi Sukoharjo Masih Tetap Buka di Tengah Polemik Warga Minta Ganti Menu Jadi Halal

Husain menjelaskan, sebenarnya JK tidak pernah mengungkit jasanya dalam karier politik Jokowi karena masih menghormati pria asal Solo, Jawa Tengah itu.

Kata Husain, JK terpaksa mengungkapkannya, dan sudah habis kesabaran.

"Sebenarnya masalah ini, Pak JK tidak pernah menyampaikan secara terbuka, karena beliau bagaimanapun sebagai mantan wapres Pak Jokowi, beliau sangat respek dan menghormati Pak Jokowi, sehingga ada hal-hal yang tidak perlu dikemukakan secara publik," terang Husain.

"Tapi, karena merasa sudah terdesak dan ya tentu namanya juga manusia, Pak JK kan bukan malaikat. pasti punya batas-batas kesabaran juga sehingga mengemukakan supaya orang tahu bahwa, 'Ini loh posisi saya kepada Pak Jokowi, itu peranan saya.'"

Dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Sabtu (18/4/2026) lalu, Jusuf Kalla menyinggung soal dirinya yang didorong oleh Ketua Umum PDIP (PDI Perjuangan) Megawati Soekarnoputri untuk mendampingi Jokowi di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2014.

Pada kesempatan itu, JK didampingi juru bicaranya, Husein Abdullah, dan mantan Menteri Hukum dan HAM RI (Menkumham) Hamid Awaluddin.

Awalnya, JK mengungkap, Megawati enggan jika Jokowi yang kala itu menjadi kader PDIP, didampingi oleh orang selain dirinya.

Sementara itu, pada Pilpres 2014, JK merasa Jokowi belum cukup berpengalaman untuk menjadi calon presiden (capres). Menurut dia, Jokowi juga baru dua tahun menjadi Gubernur DKI Jakarta.

“Tiba-tiba saya bilang belum cukup pengalaman. Jangan, nanti rusak negeri ini. Tapi Ibu Mega kasih tahu saya. Dia tidak mau teken kalau saya tidak jadi wakilnya (wakil Jokowi),” kata JK saat jumpa pers di rumahnya di Jakarta Selatan, Sabtu, (18/4/2026).

JK kemudian bertanya tentang alasan Megawati meminta dirinya menjadi wakil Jokowi.

“Karena Pak JK yang paling berpengalaman. Bimbinglah dia,” demikian jawaban Megawati menurut penuturan JK.

Oleh karena itu, JK menyebut bahwa bukan dirinya yang menginginkan menjadi pendamping Jokowi, melainkan itu adalah permintaan Megawati.

“Ibu Mega yang minta sama saya,” kata JK menegaskan.

Lantas, Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengklaim bahwa Jokowi bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Presiden RI karena jasanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved