Berita Viral

Tangis Pilu Suratno, Baru Menikmati Fasilitas Ketua DPRD, Kini Sudah Dimasukkan ke Jeruji Besi

Tangis Suratno saat digelandang ke mobil tahanan menjadi simbol runtuhnya harapan publik terhadap kepemimpinan DPRD Magetan

Editor: AbdiTumanggor
Kompas.com/Sukoco
KETUA DPRD MENANGIS – Ketua DPRD Magetan Suratno menangis ditetapkan tersangka Kejaksaan Negeri Kabupaten Magetan, dalam kasus dugaan korupsi anggaran pokok pikiran DPRD tahun anggaran 2020 hingga 2024. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Tangis pilu Suratno saat digelandang ke mobil tahanan.

Ia belum lama menikmati empuknya kursi Ketua DPRD Magetan, Jawa Timur.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini baru satu setengah tahun menjabat sebagai Ketua DPRD.

Kini, ia harus dimasukkan ke jeruji besi atas dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020–2024.

Awal Karier Politik

Suratno lahir dan besar di Magetan, Jawa Timur.

Ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan politik lokal.

Melalui daerah pemilihan (dapil) Magetan 1, Suratno berhasil meraih 4.937 suara dan duduk sebagai anggota DPRD.

Pada periode 2019–2024, ia dipercaya menjadi Ketua Fraksi PKB.

Kiprahnya sempat cukup menonjol, terutama dalam mengangkat isu-isu strategis seperti:

  • Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
  • Penguatan UMKM
  • Pengembangan pariwisata lokal
  • Pembangunan infrastruktur

Dengan rekam jejak tersebut, Suratno sempat dianggap sebagai figur yang mampu membawa energi baru bagi DPRD Magetan.

Pada Oktober 2024 menjadi momentum penting ketika Suratno dilantik sebagai Ketua DPRD Magetan periode 2024–2029.

Kehadirannya sempat membawa optimisme, terutama dalam mendorong sektor ekonomi daerah.

Sebagai Ketua DPRD, ia kerap tampil vokal dalam sidang maupun forum publik.

Narasi yang dibangun adalah tentang pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved