Berita Viral

PERANG Israel vs Iran Makin Panas, China Perintah Keras Agar Warganya Segera Keluar dari Iran

Konflik Israel vs Iran makin panas. Kondisi ini membuat semua negara khawatir dan berusaha mengevakuasi warga negaranya dari Iran. 

Xinhua/Li Gang
Presiden China Xi Jinping, yang juga sekretaris jenderal Komite Sentral Partai Komunis China dan ketua Komisi Militer Pusat (CMC) dan panglima pusat komando pertempuran gabungan CMC, berbicara selama tur inspeksinya ke pusat komando. Xi Jinping pada hari Jumat menginstruksikan angkatan bersenjata untuk meningkatkan kemampuan tempur dan kesiapan perang mereka. (Xinhua/Li Gang) 

TRIBUN-MEDAN.com - Konflik Israel vs Iran makin panas. Kondisi ini membuat semua negara khawatir dan berusaha mengevakuasi warga negaranya dari Iran

Misalnya China yang mengeluarkan perintah keras bagi warganya yang berada di Iran

China mendesak agar seluruh warga negaranya untuk segera keluar dari Iran

Pengumuman mendadak tersebut disampaikan menyusul risiko keamanan yang terus meningkat akibat konflik yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Dalam keterangan resmi yang dirilis pada Kamis (24/4/2026), kedutaan dan konsulat China di Iran memang mengakui bahwa sebagian wilayah udara Iran telah dibuka kembali untuk penerbangan.

Anak-anak di Suriah bermain mengelilingi rudal Iran yang jatuh tak meledak di Qamishli, Suriah, Kamis (5/3/2026). Negara-negara Teluk menjadi target serangan Iran dalam balasan terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Anak-anak di Suriah bermain mengelilingi rudal Iran yang jatuh tak meledak di Qamishli, Suriah, Kamis (5/3/2026). Negara-negara Teluk menjadi target serangan Iran dalam balasan terhadap Amerika Serikat dan Israel. (TRIBUN MEDAN/TANGKAPAN KOMPAS.COM/AFP/DELIL SOULEIMAN)

Akan tetapi, kedutaan dan konsulat China menegaskan, kondisi di lapangan belum sepenuhnya stabil, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

"Situasi regional tetap rapuh, sementara kondisi keamanan masih kompleks dan sangat fluktuatif," tulis pernyataan resmi tersebut.

Baca juga: RUMAH Kades Dilempar Bom Molotov, Mobil Sempat Terbakar, Pelaku Kabur Pakai Sepeda Listrik

Baca juga: Mengenal Teknologi TMS di RS Adam Malik, Bantu Pemulihan Pasien Stroke hingga Gangguan Cemas

Otoritas China juga meminta warga negaranya untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra selama berada di Iran

Warga diminta untuk menjauhi lokasi-lokasi sensitif yang berisiko menjadi target serangan.

Lokasi-lokasi yang dimaksud seperti gedung pemerintahan hingga fasilitas militer.

Bagi mereka yang memilih untuk tetap tinggal, pihak kedutaan mendesak agar segera menghubungi otoritas lokal jika terjadi keadaan darurat serta mencari bantuan melalui misi diplomatik China.

Pemerintah China turut memberikan peringatan tegas bagi warga yang mengabaikan imbauan ini. 

Warga yang tetap nekat bepergian ke Iran di tengah situasi konflik akan menghadapi risiko keamanan yang jauh lebih tinggi.

Otoritas China juga menggarisbawahi bahwa dalam situasi tertentu, warga yang melanggar imbauan perjalanan mungkin tidak akan bisa mendapatkan bantuan konsuler secara maksimal jika terjebak dalam konflik.

Sebagai catatan, peringatan serupa sebelumnya telah dikeluarkan oleh otoritas China pada 27 Februari.

Pengumuman sebelumnya itu disampaikan tepat satu hari sebelum dimulainya serangan AS dan Israel ke wilayah Iran pada 28 Februari.

Baca juga: Daftar 8 Polsek yang Berubah Nama di Simalungun beserta Pejabatnya

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di kompas.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved