Berita Viral

TAK Cuma Rumah Rp25 M, Gubernur Rudy Ngaku Butuh Kursi Pijat Rp125 Juta Usai Capek Nyetir Mobil

Tak cuma soal rumah dinas Rp25 miliar dan mobil dinas Rp8,5 miliar, Gubernur Kaltim Rudy Masud ngaku butuh kursi pijat Rp125 juta

TRIBUN MEDAN
RUDY MASUD: Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud terkait pengadaan mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar. Kini soal kursi pijat juga jadi sorotan. (Pandawa Borniat/kompas.com) 

"Saya cuma sendiri di rumah," katanya.

Akibat penggelembungan belanja daerah, Rudy bahkan sampai didemo mahasiswa dan elemen masyarakat pada Senin (21/4/2026).

Rudy Masud mengaku sudah memberi tawaran perwakilan massa untuk beraudiensi di gedung pemerintahan.

Menurutnya ia membuka akses dialog selama 24 jam di kantor atau rumah jabatan.

"Saya sudah menawarkan, tapi teman-teman itu perwakilan tidak mau. Saya tidak bisa bicara asal bunyi, harus speak by data. Dialog lebih efektif jika dalam suasana kondusif," katanya.

Terkait keputusannya tidak menemui massa, Rudy menegaskan, bahwa keputusan tersebut didasari oleh faktor keamanan dan prosedur audiensi yang tidak terpenuhi. 

Ia menjelaskan, bahwa tujuan utama aksi tersebut sebenarnya diarahkan ke DPRD Kalimantan Timur, bukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov). 

“H-1 disampaikan bahwa teman-teman itu tujuan utamanya adalah ke DPRD. Namun, pergeseran arah aksi ke kantor gubernur terjadi setelah sebagian tuntutan dinilai tidak terpenuhi,” ujarnya. 

Rudy menekankan bahwa dirinya tidak pernah menolak untuk berdialog. 

Baca juga: Anggarkan Kursi Pijat Rp 125 Juta, Rudy Masud Curhat Nyetir Sendiri Sampai Pegawai Kasihan


Namun, ia keberatan jika komunikasi dilakukan di tengah kerumunan massa yang situasinya mulai memanas dan tidak kondusif. 

“Saya sudah menyampaikan dengan Pak Kapolda bahwa kita siap untuk berdialog, tapi tidak untuk di kerumunan massa. Satu adalah karena keamanan, dua adalah berkaitan dengan protokolnya,” kata Rudy.

Ia menambahkan, situasi lapangan pada sore hari menjelang magrib sudah tidak kondusif, ditambah adanya insiden pelemparan botol dan batu ke arah aparat keamanan. 

Rudy menilai sangat berisiko jika ia memaksakan diri keluar ke tengah massa dalam kondisi seperti itu.

"Bapak-Ibu bisa membayangkan, kalau saya di tengah-tengah situ, terus dilempar begitu, bagaimana?" imbuhnya.

VIRAL Lagi Video Gubernur Rudy Masud Asyik Main HP Saat Didemo

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved