Breaking News

Berita Viral

Tak Mau Disuruh Mandi, Gadis 15 Tahun Semarang Dibakar Pamannya Sendiri, Korban Terluka Parah

Pelaku yang diketahui berinisial S (32) disebut nekat melakukan aksi keji tersebut hanya karena persoalan sepele.

TRIBUN MEDAN/Dok./Representative Photo dan Polrestabes Semarang
KEKERASAN ANAK - Ilustrasi gadis di Semarang dibakar paman sendiri. 

TRIBUN-MEDAN.com - Peristiwa kekerasan dalam keluarga kembali menggemparkan warga Semarang.

Seorang anak perempuan berusia 15 tahun berinisial T, warga Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, menjadi korban tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh pamannya sendiri.

Pelaku yang diketahui berinisial S (32) disebut nekat melakukan aksi keji tersebut hanya karena persoalan sepele.

Insiden itu terjadi di rumah pelaku yang berada di kawasan Tambaklorok, Kelurahan Tanjungmas.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami tindakan pembakaran yang mengakibatkan luka serius.

Bagian tubuh yang terdampak meliputi punggung, area pantat, hingga lengan.

Kondisi korban sempat mengkhawatirkan hingga harus mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit.

Luka bakar yang dialami tergolong cukup parah dan membutuhkan perawatan serius dari tim medis.

Setelah menjalani perawatan, korban kini dilaporkan telah kembali ke rumah.

Meski begitu, kondisi fisik dan trauma yang dialami korban masih menjadi perhatian, mengingat peristiwa tersebut melibatkan orang terdekat dalam lingkup keluarga.

Kasus ini pun menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak yang terjadi di lingkungan domestik, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan.

Kronologi remaja di Semarang dibakar paman ini bermula saat korban dititipkan oleh orangtuanya di rumah paman korban, yakni adik dari pihak ibu, pada Sabtu (18/4/2026). Saat itu, T tengah duduk-duduk di depan rumah.

Sekitar pukul 18.30 WIB, S menyuruh keponakannya tersebut untuk mandi.

Akan tetapi T menolak perintah pamannya tersebut.

"Berawal dari pamannya itu menyuruh mandi, menyuruh mandi tapi korbannya menolak kayak gitu," kata Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, dikutip dari Kompas.com.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved