Berita viral

Usai Suaminya Didemo, Istri Gubernur Kaltim Singgung Soal Etika: Tidak Komentari Kehidupan Orang

Setelah kericuhan reda, Rudy pergi meninggalkan kantor menuju rumah jabatan tanpa merespons pertanyaan terkait tuntutan massa.

HO/Tribun-medan.com
ISTRI GUBERNUR KALTIM - Syarifah Suraidah Harum menulis curhatan ketika suaminya, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud didemo massa. Wanita yang juga merupakan anggota DPR RI itu menyinggung soal mencampuri urusan orang. 

Ia bernama Irma Suryani istri dari Kombes Pol Ade Yaya Suryana kini menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Keamanan Negara Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Anjak Kamneg Baintelkam Polri).

Irma Suryani dalam kesempatannya mengungkapkan kekesalannya kepada Gubernur Kaltim.

Ia menilai, selama Rudy Masud menjabat sering mengeluarkan kebijakan yang memicu kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

AKSI -  Rudy Mas'ud (kiri) dan screenshot tampilan live streaming CCTV aksi 21 April 2026 (kanan). Aksi ini disiarkan melalui YouTube, memungkinkan masyarakat memantau kondisi lalu lintas dan pergerakan massa secara real-time dari berbagai titik di Samarinda. youtube CCTVSamarinda.
AKSI - Rudy Mas'ud (kiri) dan screenshot tampilan live streaming CCTV aksi 21 April 2026 (kanan). Aksi ini disiarkan melalui YouTube, memungkinkan masyarakat memantau kondisi lalu lintas dan pergerakan massa secara real-time dari berbagai titik di Samarinda. youtube CCTVSamarinda. (IST/Pemkot Samarinda)

Sebut saja seperti rencana pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp8,5 miliar hingga renovasi rumah dinas yang menelan anggaran Rp25 miliar.

"Gerah ya, selalu blunder, selalu bikin gaduh," katanya, dikutip dari Kompas.com, Selasa.

"Itu salah satu yang menghabiskan anggaran, rumah jabatan Rp 25 miliar, mobil dinas, ada beli aquarium, alat fitness, meja biliar. Itu untuk apa?," tambahnya.

Oleh karenanya, Irma Suryani bersama ribuan massa lainnya akan mendemo Rudy Masud.

Baca juga: AKHIRNYA Kepala BGN Angkat Bicara soal Anggaran IT yang Disebut Capai Rp 1,2 Triliun

Mereka membawa sejumlah tuntutan, termasuk mendesak adanya evaluasi kinerja Gubernur Kaltim.

Selain itu meminta DPRD Provinsi menjalankan fungsinya sebagai pengawas.

Irma Suryani juga berharap Gubernur Kaltim untuk peka terhadap masyarakat.

Terlebih terkait pengelolaan anggaran yang sumbernya dari pajak.

“Harusnya sensitif dengan keadaan masyarakat yang sekarang susah. Kok malah uangnya dipoyok-poyokan,” tegasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved