Berita Viral

Satlantas Periksa Rekaman CCTV terkait Penyebab Kecelakaan Brigjen Purn Raziman Tarigan

 Satlantas Polrestabes Medan menyelidiki penyebab tewasnya Brigjen Pol (Purn) Raziman Tarigan

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Kolase Tribunnews/Tribunmedan.com/ instagram Brimob Polda Sumut
KORBAN KECELAKAAN - Brigjen Pol (Purn) Raziman Tarigan, mantan Wakapolda Metro Jaya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Melati Raya, Kecamatan Medan Selayang pada Sabtu (19/4/2026) lalu. 

Namun, hingga saat ini Widodo mengaku pihaknya belum bisa memastikan apakah peristiwa ini merupakan aksi tabrak lari atau ada hal lain. 

Berdasarkan keterangan seorang saksi di lokasi, Joko, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana kronologi awal yang menyebabkan jenderal bintang satu tersebut mengalami kecelakaan.

Namun, ia sempat dikejutkan oleh suara benturan yang sangat keras dari arah lokasi kejadian.

"Sekitar pukul 18.15 WIB lah itu kejadiannya, kalau pastinya cemana kecelakaannya aku enggak tau. Tapi kuat kali suara dentumannya," ujar Joko saat ditemui tak jauh dari rumah duka, Rabu (22/4/2026).

Joko yang sehari-hari berjualan masker dan minyak eceran ini langsung berlari mendekati sumber suara setelah mendengar dentuman tersebut.

Setibanya di lokasi, ia melihat Raziman sudah dalam kondisi mengenaskan di mana ATV yang dikendarainya telah terguling.

Tubuh korban pun tampak terhempas ke aspal dalam posisi yang cukup memprihatinkan.

"Naik ATV dia, kalau bapak itu kondisinya telungkup di dekat ATV," katanya menambahkan.

Joko mengaku cukup sering berinteraksi dengan Raziman, terutama saat korban membeli bahan bakar untuk kendaraan ATV miliknya.

Menurut pengamatannya, korban memang rutin keluar dari tempat usahanya yang berada tak jauh dari lokasi kecelakaan pada sore hari.

"Memang sering bapak itu keluar sore-sore cari angin, beli gorengan. Di situ pun saya lihat gorengannya berserakan," ungkap Joko mengenang momen sebelum kejadian.

Sesaat setelah kecelakaan terjadi, warga sekitar bersama para pekerja di tempat usaha milik korban langsung berupaya melakukan evakuasi.

Kondisi korban saat itu dilaporkan sudah cukup kritis sehingga pihak keluarga segera melarikan Raziman ke RS Royal Prima.

Nahas, meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa mantan petinggi kepolisian tersebut akhirnya tidak tertolong.

Pria berusia 45 tahun itu (Joko) menyebutkan bahwa suasana di sekitar lokasi langsung ramai oleh warga yang ingin membantu proses evakuasi sesaat setelah dentuman terdengar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved