Berita Viral

Kondisi Terkini Andrie Yunus yang Disiram Air Keras Oleh Anggota TNI, Sempat Jalani 5 Kali Operasi

Beginilah kondisi terkini Andrie Yunus yang disiram air keras oleh sejumlah anggota TNI

TRIBUN MEDAN/TRIBUNNEWS
ANDRIE YUNUS: Wajah dua terduga pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yang diungkap Polda Metro Jaya dalam konferensi pers, Kamis (18/3/2026). 

Di samping itu, tim dokter berkonsultasi dengan sejumlah tim dokter di negara lain demi meminta saran.

“Kondisinya (Andrie) sekarang sudah relatif membaik. Berkomunikasi sudah sangat lancar meskipun karena efek setelah operasi itu,

dia masih kesusahan berbicara karena ada beberapa bagi pascaoperasi jahitannya itu masih membuat dia kaku berbicara,” ujar Dimas menjelaskan.

Dimas mengatakan beberapa waktu lalu Andrie telah bersurat kepada sejumlah orang, termasuk kepada Presiden Prabowo Subianto, hakim Mahkamah Konstusi, dan kawan-kawannya.

“Artinya, kondisi Andrie Yunus perlahan mulai stabil, mulai pulih,

kita doakan kondisi matanya semakin membaik, kondisi kesehatan badannya juga semakin membaik,” pungkasnya.

Baca juga: Pengakuan Pria di NTT Jual Emas 20 Gram Milik Tantenya Rp650 Ribu Lalu Dipakai Beli Rokok dan Miras

Andrie Yunus dan KontraS tak Percaya Peradilan Militer,tak Akan Hadiri Sidang,Dugaan Pelaku 16 Orang

Disisi lain diberitakan sebelumnya motif dendam pribadi di balik kasus penyerangan dengan cara penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus dinilai janggal.

Pihak Andrie Yunus menegaskan tidak akan hadir pada sidang perdana kasus dugaan penyiraman air keras yang akan digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada 29 April 2026.

Hal itu disampaikan Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya di depan Gedung Kementerian Sekretariat Negara pada, Jumat, (17/4/2026).

“Saya rasa tidak. Jadi untuk itu kami menyikapi bahwa tanggal 29 nanti sidang pertama, pihak kami tidak akan datang,” katanya.

Pihak Andrie Yunus tidak akan hadir karena menolak seluruh proses yang digelar di peradilan militer.

Andrie Yunus dan KontraS kata Dimas tidak percaya dengan peradilan militer.

“Jadi intinya, kalau dari proses yang terjadi, kami di Kontras maupun Andrie Yunus sebagai korban, sudah berulang kali menyampaikan bahwa kita tidak percaya dengan forum peradilan militer,” katanya.

Dimas mengatakan terdapat tiga hal yang menjadi kekurangan atau hambatan yang akan membuat penanganan kasus Andrie Yunus tidak akan tuntas bila ditangani oleh peradilan militer.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved