Berita Nasional

Jabatan Baru Windra Sanur, Pamit setelah 8 Tahun Setia Mendampingi Jokowi Sebagai Paspampres

Windra Sanur, seorang perwira TNI yang selama delapan tahun setia mendampingi Joko Widodo dalam berbagai situasi

TRIBUN MEDAN/Kompas.com/Tribunnews/Labin Zamani
PAMIT KE JOKOWI- Anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayor Inf Windra Sanur pamit kepada Jokowi. Mayor Windra resmi menjabat sebagai Kasdim 0510/Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. 

TRIBUN-MEDAN.com - Di balik hiruk-pikuk aktivitas publik dan antrean warga yang ingin mengabadikan momen bersama Presiden ke-7 RI, terselip sebuah perpisahan yang begitu personal dan emosional.

Seorang prajurit yang selama ini berdiri di garis terdepan sebagai “perisai hidup” akhirnya harus melangkah pergi, meninggalkan tugas yang telah dijalaninya selama hampir satu dekade.

Sosok itu adalah Windra Sanur, seorang perwira TNI yang selama delapan tahun setia mendampingi Joko Widodo dalam berbagai situasi baik dalam momen kenegaraan hingga aktivitas sehari-hari.

Momen Sederhana yang Sarat Makna

PAMIT KE JOKOWI- Anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayor Inf Windra Sanur pamit kepada Jokowi. Mayor Windra resmi menjabat sebagai Kasdim 0510/Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
PAMIT KE JOKOWI- Anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayor Inf Windra Sanur pamit kepada Jokowi. Mayor Windra resmi menjabat sebagai Kasdim 0510/Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (TRIBUN MEDAN/Kompas.com/Tribunnews/Labin Zamani)

Pada Selasa (21/4/2026), di Solo, Jawa Tengah, Mayor Windra menjalani hari terakhirnya sebagai bagian dari Pasukan Pengamanan Presiden.

Ia datang bersama sang istri, bukan dengan perlakuan istimewa, melainkan justru ikut mengantre seperti masyarakat umum yang ingin bertemu Jokowi.

Pemandangan ini terasa kontras: seorang pengawal presiden yang biasanya berada di lingkaran paling dekat, kini berdiri sejajar dengan warga, menunggu giliran untuk sekadar berpamitan.

Saat akhirnya tiba di hadapan Jokowi, momen itu berlangsung singkat, namun penuh arti.

"Pamit dulu, Pak," ucap Mayor Windra.

"Nggih (ya), hati-hati," jawab Jokowi.

Dari Bayang-Bayang Pengawal ke Tugas Baru

Tak seperti biasanya, Mayor Windra tampil mengenakan seragam dinas TNI AD lengkap sebuah pemandangan yang bahkan membuat Jokowi terkejut.

"Baru kali ini pakai baju dinas katanya," ungkap Windra, menirukan komentar Jokowi.

Selama ini, ia memang lebih dikenal dalam balutan pakaian sipil khas pengamanan presiden.

Kini, ia bersiap memasuki babak baru sebagai Kasdim 0510/Tigaraksa di Kabupaten Tangerang sebuah penugasan teritorial yang akan memberinya pengalaman berbeda.

Jokowi pun memberikan pesan sederhana namun mendalam: agar ia terus belajar dan mencari pengalaman di luar zona nyamannya.

"Beliau sudah menyampaikan harus belajar di luar nyari ilmu dulu. Ya cari pengalaman. Karena saya dinas di Kopassus, Paspampres, dan baru kali ini ke teritorial," ujarnya.

Delapan Tahun yang Tak Mudah Dilupakan

Perpisahan ini bukan sekadar pergantian tugas biasa. Ada ikatan emosional yang terbentuk dari perjalanan panjang bersama.

Mayor Windra mengakui bahwa momen tersebut tidak mudah baginya.

"Pastilah. Sudah pasti itu. Hampir delapan tahun sama beliau sejak periode kedua. (Dari) saya Letnan Satu, Kapten sampai Mayor sama beliau makanya dari beliau diperintah untuk belajar di luar, cari pengalaman," ungkapnya.

Delapan tahun bukan waktu yang singkat itu adalah perjalanan karier, loyalitas, dan pengabdian yang tumbuh seiring waktu.

Lebih dari Sekadar Tugas

Kisah ini menunjukkan bahwa di balik protokol ketat dan barisan pengamanan yang kaku, terdapat hubungan manusiawi yang hangat.

Seorang prajurit bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, dan rasa hormat.

Kini, langkah Mayor Windra berlanjut ke medan pengabdian yang baru.

Namun jejaknya sebagai bagian dari lingkaran terdekat Presiden akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

Perpisahan itu mungkin singkat. Tapi maknanya, jauh lebih dalam dari sekadar ucapan “pamit.”

Sosok Mayor Windra Sanur?

Windra Sanur menyandang pangkat Mayor sejak 1 Oktober 2025.

Windra Sanur merupakan perwira menengah di Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari matra Angkatan Darat (AD).  

Pada 2019, Windra mendaftar menjadi anggota Paspampres dan berhasil lolos melalui seleksi ketat.

Windra menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen 4 Grup D Paspampres, yang mengawal Jokowi dari jarak dekat.

Alumnus Sekolah Calon Bintara Angkatan Darat (Secaba AD) pada 1996 ini diketahui pernah menjadi sniper Kopassus pada 1999. 

Selain itu, ia juga pernah menjadi komandan peleton Provos Kopassus di markas Cijantung.

Setelah menutup lembaran karier sebagai Paspampres, Mayor Windra kini menatap tugas baru sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Media Sosial dan Hobi

Windra memiliki akun Instagram @windrasanur dengan jumlah pengikut mencapai 107 ribu.

Windra dikenal aktif menggeluti olahraga bela diri Judo.

Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2025, Windra Sanur menjadi salah satu wasit pertandingan cabang olahraga Judo.

Selain Judo, Windra juga menggemari olahraga basket.

Selain aktif berolahraga, Windra juga dikenal hobi bermain gitar.

Dalam berbagai unggahannya di media sosial, Ia kerap menunjukkan kemampuannya dalam memetik gitar.

Artikel sudah tayang di Kompas

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved