Berita Viral
KOPASSUS Pastikan Tidak Ada Peristiwa Panglima Kopassus Letjen Djon Tampar Seskab Teddy di Istana
Kabar yang beredar di media sosial, Letjen TNI Djon Afriandi menampar Teddy di Istana Negara.
Tetapi, setibanya di lokasi, Djon Afriandi disuruh menunggu di ruang tamu. Dengan patuh, dirinya pun menunggu.
"Menurut ordal ini, Pangkopassus nunggu sampai 20 menitan dan sisa waktu tinggal 5-10 menit tapi masih belum diminta masuk, sampai tiba-tiba Prabowo keluar dari ruang kerjanya," ungkapnya.
Melihat Djon Afriandi duduk di ruang tunggu, Presiden meradang.
"Ditegur keraslah sama Prabowo: Kau gimana ada janji bertemu saya malah duduk duduk disitu, jendral apa kau!," terangnya.
Sergahan Presiden masih berlangsung hingga di ruang kerjanya.
Mendapat omelan karena perintah menunggu, kontan membuat Djon Afriandi berang. "Siap bapak Presiden," ungkapnya.
Usai pertemuan dengan Presiden, Djon Afriandi merasa kalap dan akhirnya mengamuk. Dia mencari ajudan Presiden itu dan tanpa banyak basa basi langsung menampar wajahnya.
"Keluar ruangan dengan muka merah, Djon Afriandi langsung cari si bunted. Begitu ketemu tanpa basa basi langsung digampar sambil bilang, 'kamu anak kecil mainin saya hah!'," ungkapnya.
Dalam unggahan tersebut, ajudan yang disebut bunted dikatakan berasal dari Kopassus dan merupakan junior Djon Afriandi.
"Kejadian ini tidak banyak yang tahu.. Konon, cuma sampai di ring 1 istana, dan pati elit TNI (jenderal-jenderal)," sambungnya.
Profil Letjen Djon Affandi
Letjen TNI Djon Afriandi S.I.P., M.S.D.A, adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), posisi pertama dalam sejarah satuan elite tersebut.
Djon lahir pada 14 Juni 1972 di Payakumbuh, Sumatera Barat.
Ia merupakan putra dari seorang purnawirawan perwira tinggi TNI-AD bernama Mayjen (Purn) Afifudin Taif.
Adapun latar belakang pendidikannya, Djon pernah sekolah di SDN Sukarasa 3/5 Bandung.
| Aksi Begal Terekam CCTV di Titi Papan Medan, Sepasang Kekasih Ditendang hingga Motor Dirampas |
|
|---|
| SOSOK Oknum Jaksa Diduga Lakukan Pelecehan Hingga Dilaporkan Stafnya, Kejati Tunggu Proses Hukum |
|
|---|
| PENYESALAN Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu ke Lawan, Siap Terima Sanksi: Bodoh |
|
|---|
| Dipertemukan Prof Dasco: Senyum Bahagia Suster Natalia Terpencar setelah Bertemu Dirut BNI |
|
|---|
| NASIB 6 Polisi Paksa Mau Geledah Mobil di Jakarta Barat, Tuduh Pengemudi Baru Ambil Narkoba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Letjen-TNI-Djon-Afriandi-Pangkopassus.jpg)