Berita Viral

Demo Kebijakan Gubernur Kaltim, Soal Mobil Mewah Hingga Renovasi Miliaran, Dimana Rudy Mas'ud?

Dua poin utama yang menjadi sorotan massa aksi adalah pengadaan mobil dinas mewah bagi pejabat serta proyek renovasi kantor

IST/Pemkot Samarinda
AKSI - Rudy Mas'ud (kiri) dan screenshot tampilan live streaming CCTV aksi 21 April 2026 (kanan). Aksi ini disiarkan melalui YouTube, memungkinkan masyarakat memantau kondisi lalu lintas dan pergerakan massa secara real-time dari berbagai titik di Samarinda. youtube CCTVSamarinda. 

Massa yang telah tiba juga belum memulai orasi di depan kantor DPRD Kaltim.

Disabilitas Kaltim Turun Aksi

Puluhan warga dengan keterbatasan fisik berdiri tegak dan lainnya berada diatas roda tiga itu untuk membawa harapan yang sedang terancam hilang.

Mereka hadir bukan untuk sekadar meramaikan Aksi 21 April bersama Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim. 

Mereka datang membawa luka atas kebijakan pemerintah Kalimantan Timur yang dianggap tak lagi berpihak pada kaum marginal.

Muhammad Ali, Ketua dari FOPPADIS, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam.

Fokus utama mereka adalah penghapusan Bantuan Sosial Terencana (BST). 

Bantuan sosial yang sudah ada sejak era Gubernur Awang Faroek Ishak dengan kuota 5.000 hingga Isran Noor naik jadi 7.000an kuota, tiba-tiba lenyap di bawah kepemimpinan Rudy Mas'ud - Seno Aji saat ini.

"Dasar kami bergerak adalah kemanusiaan," ujar Ali dengan nada bergetar. 

"Saya pernah mendata, ada satu keluarga kakak-beradik yang seluruh aktivitasnya hanya bisa dilakukan di atas kasur. Bagaimana mungkin pemerintah membiarkan mereka tidak mendapatkan anggaran? Ini masalah kelangsungan hidup," ujarnya.

Bagi Ali dan kawan-kawan, bantuan sosial bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan penyambung nyawa untuk membeli kebutuhan dasar dan obat-obatan yang tidak murah.

Dimana Rudy Mas'ud?

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap aksi yang diproyeksikan melibatkan ribuan  massa, Rudy menegaskan dirinya bersama seluruh jajaran perangkat daerah akan tetap  berkantor seperti biasa.

Pernyataan itu disampaikan usai dirinya kembali dari Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia menekankan bahwa fokus pemerintah saat ini tetap pada percepatan realisasi belanja daerah.

“Kita hari ini kerja seperti biasa, memastikan realisasi belanja anggaran segera diproses, terutama untuk kegiatan standar pelayanan minimum daerah,” ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved