Berita Nasional

Menteri ESDM Sebut Harga Pertamax Berpotensi Naik, Bahlil: Kalau Naik Terus, Ada Penyesuaian

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, penetapan harga BBM nonsubsidi mengikuti indikator pasar

TRIBUN MEDAN/KOMPAS.com RIKI ACHMAD SAEPULLOH
GEBRAKAN MENTERI BAHLIL - Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia mulai mencari sumber baru minyak mentah di luar Timur Tengah guna mengurangi risiko gangguan pasokan akibat konflik geopolitik. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax berpotensi mengalami kenaikan jika tren harga minyak dunia terus meningkat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, penetapan harga BBM nonsubsidi mengikuti indikator pasar, terutama harga minyak mentah global.

“Kalau harganya (minyak dunia) turun, ya tidak naik. Tapi kalau terus naik, pasti ada penyesuaian,” ujar Bahlil di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Sebelumnya, sejumlah operator SPBU, termasuk Pertamina dan swasta, telah menaikkan harga BBM pada 18 April 2026.

Pertamina hanya menyesuaikan harga tiga jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Sementara harga Pertamax dan Pertamax Green tetap dipertahankan.

Menurut Bahlil, penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada akhir pekan lalu tersebut, merupakan tahap pertama yang memang mengikuti perkembangan pasar saat ini. 

Maka dari itu, dia tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian harga BBM nonsubsidi kembali jika tren harga minyak dunia terus menguat.

"Kalau untuk BBM nonsubsidi itu ada penyesuaian harga. Tahap pertama mungkin sekarang dilakukan seperti sekarang. Tahap berikutnya kita lihat penyesuaian," ucap dia.

Formulasi penyesuaian harga BBM nonsubsidi pun telah diatur dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen [NOMOR_PLACEHOLDER]62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Bahlil menekankan, pemerintah hanya bisa mengatur harga BBM subsidi yakni Pertalite dan Biosolar.

Ia memastikan kedua jenis BBM tersebut tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun.

"Saya katakan, yang pemerintah bisa menjamin untuk harganya tidak naik itu adalah yang bersubsidi," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved