Berita Viral

KETAHUAN Dalam Sidang, Modus Noel Minta Jatah Uang Pemerasan K3: Motor Ducati Cocok Gak Untuk Saya?

Terdakwa Irvian Bobby Mahendro mengungkapkan adanya permintaan motor mewah oleh Immanuel Ebenezer

Tangkapan layar Kompas TV
WAMENAKER TERSANGKA - Tangis Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Kementerian Ketenagakerjaan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Terdakwa Irvian Bobby Mahendro mengungkapkan adanya permintaan motor mewah oleh Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel yang saat itu menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. 

Permintaan itu diduga bagian dari pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Hal ini diungkap Irvian dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026).

Irvian Bobby Mahendro, yang merupakan mantan Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 Kemnaker tahun 2022-2025, membongkar momen saat Noel diduga meminta satu unit motor mewah Ducati.

Meski Bobby juga berstatus terdakwa dalam perkara yang sama, kehadirannya sebagai saksi menjadi kunci untuk membedah aliran dana haram di lingkungan kementerian tersebut.

Dalam persidangan, sosok yang dijuluki "Sultan Kemnaker" ini menceritakan bahwa permintaan motor tersebut bermula dari obrolan pada Desember 2024. 

Saat itu, Noel menanyakan hobi otomotif Bobby hingga berujung pada pertanyaan spesifik mengenai unit kendaraan mewah.

"Kira-kira motor Ducati yang cocok untuk saya apa ya?" ujar Bobby menirukan perkataan Noel di hadapan majelis hakim.

Baca juga: Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla, Jokowi: Saya Ini Bukan Siapa-siapa, Hanya Orang Kampung

Baca juga: Ini Jadwal dan Besaran Gaji ke-13 ASN-Polri-TNI Tahun 2026

Respons Noel pun singkat namun tegas, "Boleh juga itu. Boleh juga tuh," imbuh Bobby menirukan persetujuan Noel.

Uang Pelicin dan Pengiriman via Towing

Bobby mengaku tetap memesan unit Ducati Scrambler warna biru dongker seharga Rp 600 juta di The Ducati Indonesia Flagship Store, Kemang, Jakarta Selatan.

Ia menegaskan bahwa dana pembelian motor mewah tersebut berasal dari akumulasi "uang non-teknis" atau uang pelicin pengurusan sertifikasi K3 yang dikumpulkan secara ilegal melalui penggelembungan biaya.

Proses penyerahan barang pun dilakukan secara privat guna menghindari pantauan publik.

Motor tersebut dikirim dari dealer ke rumah Bobby terlebih dahulu, kemudian diantar menggunakan jasa towing ke kediaman pribadi Noel di wilayah Depok.

"Ya, ada. Saya konfirmasi (ke Noel bahwa motor sudah diterima)," jawab Bobby saat memastikan status pengiriman barang tersebut kepada hakim.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved