Perang AS dan Israel vs Iran

Kapal Kargo Iran Gagal Tembus Blokade AS, Ditembaki Meriam dan Disita

Kapal kargo berbendera Iran gagal menembus blokade Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk Oman, Minggu (19/4/2026).

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN
Kapal kargo berbendera Iran gagal menembus blokade Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk Oman, Minggu (19/4/2026). 

Iran sempat membuka kembali Selat Hormuz pada Jumat (17/4/2026) sebagai pengakuan atas gencatan senjata Israel-Hezbollah di Lebanon. 

Namun, Iran menutupnya kembali pada hari berikutnya sebagai tanggapan atas tindakan AS yang mempertahankan blokade pelabuhan Iran.

Baca juga: Bentrokan Maut 2019 Berujung Tikaman Maut 2026, Nus Kei Tewas di Tangan Keponakan John Kei

Iran Peringatkan Serangan Balasan

Pihak militer Iran melalui markas besar Hazrat Khatam al-Anbiya yang dikutip media Tasnim pada Senin (20/4/2026) mengonfirmasi bahwa kapal mereka memang menjadi target operasi militer AS. 

Dalam pernyataannya, Iran menyebut tindakan tersebut sebagai “perompakan laut” dan pelanggaran terhadap gencatan senjata. 

“Amerika yang agresif, dengan melanggar gencatan senjata dan melakukan perompakan laut, menyerang salah satu kapal dagang Iran di perairan Laut Oman dengan menembaki serta melumpuhkan sistem navigasi kapal tersebut dengan mengerahkan marinir di atas kapal,” demikian pernyataan Iran. 

Teheran juga menegaskan bahwa kapal tersebut telah disita dan memperingatkan akan adanya balasan. 

“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan segera merespons dan membalas tindakan perompakan bersenjata militer AS ini,” lanjut pernyataan tersebut. (*/tribunmedan.com)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved