Berita Viral

PSI Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Ijazah Jokowi, JK Diminta tak Usah Ikut Campur Lagi

Ketua DPP PSI Bestari Barus menanggapi pernyataan JK yang meminta Jokowi memperlihatkan ijasah asli.

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati
JUSUF KALLA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla usai membuat laporan polisi di Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026). JK melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan pendanaan polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. 

Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin, menilai respons Jokowi justru menimbulkan tafsir baru terhadap pernyataan JK.

"Tapi yang menarik adalah Pak JK sudah menyarankan, beliau meyakini ijazah Jokowi asli dan menyarankan untuk menunjukan ijazah itu kepada publik," ujarnya.

"Sayangnya, respons Saudara Jokowi menyatakan 'siapa yang menuduh dia yang harus membuktikan'. Itu artinya seolah-seolah Pak Jokowi juga ikut menuduh Pak JK," lanjutnya.

Khozinudin juga menilai, jika ijazah ditunjukkan sejak awal, polemik bisa lebih cepat selesai.

"Tapi yang menjadi soal memang kami sendiri meyakini kalau ijazah itu ditunjukkan lebih awal, akan semakin mudah publik untuk meyakini," tuturnya.

Ia bahkan menyinggung bahwa sikap Jokowi yang tidak menunjukkan ijazah ke publik menimbulkan persepsi tertentu.

"Jadi, ketakutan Jokowi sebenarnya menunjukkan ijazahnya itu untuk menghindari dari publik," katanya.

Baca juga: Lokasi Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Selain di Kampus UNIMED, Jalur Mandiri Dibuka Juni 2026

 (*/TRIBUN-MEDAN.com

Sumber: tribunnews.com/ Kompas

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan  

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved