Berita Viral

DPP GOLKAR Angkat Bicara Soal Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Sadsuitubun, Desak Polri Segera Usut

DPP Golkar meminta Polisi segera menangkap pelaku penusukan Ketua DPD Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei

TRIBUN MEDAN/Istimewa
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara di Provinsi Maluku, Minggu (19/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - DPP Golkar meminta Polisi segera menangkap pelaku penusukan Ketua DPD Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, pada Minggu (19/4/2026). 

Nus Kei tewas ditikam orang tak dikenal (OTK) di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, sekitar pukul 11.25 WIT.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mendesak Polri segera melakukan penyelidikan.

Sarmuji menyatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan konfirmasi langsung mengenai peristiwa tersebut dari Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku dan istri korban.

"Setelah kami cek ke Ketua DPD Provinsi Maluku dan dikonfirmasi istrinya, berita itu benar adanya. Kami sangat berduka, sedih, dan marah atas peristiwa ini," kata Sarmuji kepada Tribunnews.com, Minggu (19/4/2026).

Partai Golkar, kata Sarmuji, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga besar DPD Maluku, khususnya Maluku Tenggara, atas kepergian Nus Kei yang tragis. 

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI menegaskan agar hukum ditegakkan seadil-adilnya dalam kasus ini.

"Kami menuntut aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa tersebut," tegas Sarmuji. 

Baca juga: Inara Rusli Lupa Ustaz yang Nikahkan dan Tanpa Sakti Tapi Tetap Kekeuh Bantah Zina dengan Insanul

Baca juga: Anaknya Lecehkan Guru, Orang Tua Siswa SMA 1 Purwakarta Nangis Sesali Tindakan Pelaku

Diberitakan sebelumnya, Nus Kei tewas setelah ditikam orang tak dikenal (OTK) di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, sekitar pukul 11.25 WIT.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, menjelaskan bahwa insiden terjadi sesaat setelah korban baru saja tiba di bandara dari Jakarta.

"Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” kata Rositah dalam keterangannya, Minggu.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tikaman yang dideritanya.

Pihak Polres Maluku Tenggara bergerak cepat menangani kasus ini. Selang dua jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap dua orang terduga pelaku.

Dua orang pelaku masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36) berhasil ditangkap dan tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif.

“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” tuturnya.

Rosita mengatakan, pimpinan Polda Maluku sudah memerintahkan agar kasus tersebut ditangani secara profesional transparan, dan tuntas.  

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” ucapnya.

Baca juga: SOSOK Sampurno, Kepala Desa Pakel Lumajang, Dikeroyok dan Dibacoki Belasan Orang, Tapi Tidak Mempan

Baca juga: Geger di Bandara Karel Sadsuitubun, Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved