Berita Viral

JUSUF KALLA Sebut Videonya di UGM Mencuat Setelah Berkonflik dengan Rismon: Saya Tak Tuduh Politik

Jusuf Kalla menyebut bahwa videonya terkait dugaan penistaan agama muncul setelah berkonflik dengan Rismon Sianipar. 

Kompas.com
LAPORKAN RISMON - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla usai membuat laporan polisi di Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026). JK melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan pendanaan polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati ) 

TRIBUN-MEDAN.com - Jusuf Kalla menyebut bahwa videonya terkait dugaan penistaan agama muncul setelah berkonflik dengan Rismon Sianipar

Video ceramahnya di UGM mencuat setelah Jusuf Kalla melaporkan Rismon ke Bareskrim Polri. 

Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 ini melaporkan Rismon atas dugaan pencemaran nama baik. 

Jusuf Kalla tak terima disebut sebagai pendana kasus ijazah Jokowi

Namun setelah ditelusuri, video Rismon menuduh Jusuf Kalla terlibat adalah hasil buatan AI. 

Kini JK dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama pada Minggu (12/4/2026) malam.

Sebelum dilaporkan, JK sendiri melaporkan Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada Senin (6/4/2026) atas dugaan pencemaran nama baik.

"Saya tidak menuduh politik, tetapi ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon," kata JK dalam jumpa pers di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: KONDISI Sheila Dara Setelah 40 Hari Kepergian Vidi Aldiano, Mertua: Alhamdulillah Sheila Sudah Siap

Baca juga: SOSOK Slamet Riyanto, Pria Ancam Bakal Bom Minimarket Bawa Barang tak Bayar, Ngaku Kenal Paspampres

Rismon dilaporkan ke polisi karena menuding JK mendanai kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.

"Timbul lah ini. Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih?" sambungnya.

JK menyebut masalah ijazah Jokowi sudah terlalu berlarut-larut.

Menurutnya, Jokowi lebih baik menunjukkan ijazahnya kepada publik.

"Dan saya lihat itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat ini berkelahi diri sendiri, saling memaki masyarakat. Dua tahun," ucapnya.

Penjelasan JK Soal Ceramahnya

Dalam kesempatan tersebut JK pun menjelaskan konteks ceramahnya di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta yang kini menjadi sorotan.

JK mengatakan bila ceramahnya tengah menyoroti konflik Ambon dan Poso.

"Saya tidak bicara tentang dogma agama, saya tidak bicara tentang ideologi agama, tidak," ucap JK.

Konflik Ambon dan Poso adalah konflik komunal berlatar belakang SARA antara umat Islam dan Kristen.

Menurut JK, konflik tersebut justru menunjukkan pelanggaran terhadap ajaran agama oleh pihak-pihak yang terlibat.

JK menjelaskan, pernyataannya dalam ceramah itu bertujuan mengkritik cara pandang sebagian pihak yang membenarkan kekerasan atas nama agama.

"Tentang kenapa mereka saling membunuh? Ada enggak (dalam ajaran) Islam dan Kristen? Tidak ada. Jadi mereka semua melanggar ajaran agama," jelasnya.

Ia menuturkan, dalam ceramah tersebut dirinya berbicara di hadapan kalangan Muslim, sehingga menyinggung cara pandang yang berkembang di kedua kelompok.

"Artinya karena saya bicara di kalangan Islam, sehingga saya katakan semua pihak, jadi artinya Islam dan Kristen juga berpikir begitu," tutur JK.

JK kembali menegaskan bahwa ucapannya tidak ditujukan untuk menggeneralisasi ajaran agama tertentu.

Ia hanya menggambarkan realitas pemahaman sebagian pihak dalam konflik.

Jusuf Kalla dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik dan sejumlah organisasi kemasyarakatan terkait dugaan penistaan agama pada Minggu (12/4/2026) malam.

Laporan tersebut buntut video ceramah JK di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 beredar di media sosial.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved