Breaking News

Berita Viral

‘Jokowi Jadi Presiden Karena Saya’, Jusuf Kalla Klaim Punya Peran Besar hingga Sindir Termul

Jusuf Kalla menyebut Jokowi jadi Presiden karena dirinya ia juga menyinggung peran besarnya dalam karier Jokowi

KOLASE/TRIBUN MEDAN
JK DAN JOKOWI: Jusuf Kalla mengklaim bahwa dirinya lah yang membawa Jokowi hingga bisa menjadi Presiden. 

"Sehingga waktu dia menang jadi gubernur, setelah ke Ibu Mega, datang sama saya ucapan terima kasih," ucap JK.

Baca juga: Jusuf Kalla Dipolisikan, Kini Singgung Peran Besarnya Bawa Jokowi Jadi Presiden: Apa Kurangnya Saya?

Bahkan pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2014, Jokowi pun menggandeng JK sebagai wakil presiden hingga akhirnya mereka bisa terpilih menjadi presiden dan wakil presiden setelah mengalahkan rivalnya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Sebelumnya, Jusuf Kalla dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik dan sejumlah organisasi kemasyarakatan terkait dugaan penistaan agama pada Minggu (12/4/2026) malam.

Laporan tersebut buntut video ceramah JK di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 beredar di media sosial.

JK curiga video soal ceramaah dirinya di UGM muncul setelah dirinya melaporkan Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada Senin (6/4/2026) atas dugaan pencemaran nama baik.

"Ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon," kata JK.Rismon dilaporkan ke polisi karena menuding JK mendanai kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.

JK menyebut masalah ijazah Jokowi sudah terlalu berlarut-larut.

Menurutnya, Jokowi lebih baik menunjukkan ijazahnya kepada publik.

Baca juga: GM PLN UID Sumut Turun Langsung Pastikan Pembangunan Listrik Desa di Unte Makmur Rampung April Ini

Diduga Nistakan Agama, Jusuf Kalla Dilaporkan Elemen Masyarakat Batak ke Polda Sumut

Disisi lain diberitakan sebelumnya puluhan orang berbagai elemen masyarakat mendatangi Polda Sumut, Selasa (14/4/2026) sore.

Mereka datang mengenakan seragam, maupun atribut berbagai organisasi masyarakat.

Kedatangan mereka untuk melaporkan Wakil Presiden ke 10 dan ke 12, Jusuf Kalla ke Polda Sumut.

Adapun laporan nomor LP/B/579/IV/2025/SPKT Polda Sumut, tanggal 14 April 2026 dengan nama pelapor Dikson Panjaitan.

Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitompul mengatakan pihaknya melaporkan Jusuf Kalla atas dugaan menista agama, buntut pernyataan ketika berbicara di masjid kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), beberapa waktu lalu.

Padahal, lanjut Lamsiang, tidak ada ajaran agama Kristen yang menyatakan membunuh atau dibunuh mati Syahid.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved