Breaking News

Berita Viral

Perbuatan Keji Taufik Hidayat Ahmad, Nekat Bunuh Mantan Istri Siri, Lalu Jual Perhiasannya

Seorang wanita bernama Ilmiatini alias IL (49) ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pondok Pakulonan RT 04 RW 12

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/TRIBUNNEWS.COM
Seorang wanita bernama Ilmiatini alias IL (49) ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pondok Pakulonan RT 04 RW 12, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Tangerang, Banten, pada Kamis (16/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang wanita bernama Ilmiatini alias IL (49) ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pondok Pakulonan RT 04 RW 12, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Tangerang, Banten, pada Kamis (16/4/2026).

Kini, aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan IL (49) tersebut. Pelaku ternyata merupakan mantan suami siri korban yang bernama Taufik Hidayat Ahmad alias THA (41).

Pelaku ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban dan pelaku pergi bersama pada Rabu (15/4/2026) malam.

Keduanya kembali ke rumah kontrakan korban sekitar pukul 00.30 WIB.

Tak lama setelah berada di dalam rumah, situasi berubah menjadi mencekam.

Seorang saksi mata yang merupakan tetangga korban sempat mendengar suara teriakan dari dalam kamar.

“Saksi mendengar korban meminta tolong dari dalam kamar,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026). 

Mendengar kegaduhan tersebut, saksi berupaya memastikan kondisi. Namun, pelaku THA yang masih berada di lokasi berusaha menutupi perbuatannya dengan menenangkan saksi.

Pelaku menegaskan bahwa situasi di dalam kamar baik-baik saja. 

"Dengan mengatakan bahwa kondisi korban tidak apa-apa," imbuh Budi. 

Setelah meyakinkan saksi, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Beberapa saat kemudian, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Sementara, Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra menyebutkan bahwa motif sementara dari tindakan pelaku adalah perasaan sakit hati.

Namun, pemeriksaan intensif masih terus dilakukan untuk mendalami detail motif tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved