Berita Viral
Balita Disiksa Nenek Hingga Tewas, 2 Kakak Korban Juga Dianiaya, Keluarga Sempat Larang Autopsi
Belakangan juga terungkap jika bukan hanya MAM, dua kakaknya juga mengalami penganiayaan.
Sekitar pukul 14.00 WIB, S meminta ketiga cucunya untuk makan siang dan setelahnya tidur. Namun, perintah itu tidak dilakukan oleh ketiga cucunya.
Hal itu yang kemudian membuat S kesal hingga memukul korban menggunakan gagang sapu dan paralon.
Usia mengalami tindakan kekerasan itu, korban pergi ke dapur untuk merendam diri di dalam timba cucian berisi air.
Lalu, ketika ibu korban pulang bekerja, MAM sudah ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia di dapur.
“Akhirnya kekerasan itu terjadi hingga menyebabkan kematian korban,” ucap Elyasarif.
Baca juga: Oknum Ketua OKP di Langkat Dituntut Satu Tahun Penjara terkait Kasus Penganiayaan
Kematian MAM dianggap tidak wajar karena adanya sejumlah luka memar di sejumlah bagian tubuhnya.
Untuk itu, jenazah korban dilakukan autopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Kota Kediri.
Dokter Forensik RS Bhayangkara, Aditya Ganuardha mengatakan, berdasarkan hasil autopsi, pihaknya menemukan adanya pendaharan di dalam rongga perut yang berasal dari luka pada ginjal akibat kekerasan dari luar.
“Jadi penyebab kematian pada jenazah ini adalah karena pendarahan hebat,” ujarnya.
Keluarga Sempat Tolak Autopsi
Ternyata, pihak keluarga sempat melarang autopsi terhadap jenazah korban.
Larangan tersebut muncul saat warga mencurigai kondisi korban dan hendak melaporkan kasus itu ke polisi.
“Awalnya itu enggak boleh dilaporkan ke polisi karena keluarga ikhlas menerima kematiannya,” ujar Ririn, tetangga korban, saat ditemui di lokasi, Rabu (15/4/2026).
Menurut Ririn, pihak keluarga, termasuk bapak tiri dan nenek korban, sempat bersikukuh menolak pelaporan.
Namun, warga semakin curiga karena penjelasan mengenai penyebab kematian korban berubah-ubah.
“Akhirnya saya tegaskan masalah ini harus dibawa ke kepolisian dan warga lainnya sepakat,” tandasnya.
Baca juga: Pria Ancam Bom Minimarket dan Bawa Nama Paspampres Ngaku Cuma Mau Beli Pistol Mainan untuk Anak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-anak-dibully-di-sekolah-hofhwf.jpg)